Pengusaha Minta Perdagangan Lintas Batas E-commerce Ditutup
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani meminta pemerintah agar menutup perdagangan lintas batas bagi e-commerce di Tanah air. Sebab, apabila terus dibuka dikhawatirkan para pelaku e-commerce dalam negeri akan tergerus oleh barang-barang dari luar negeri.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani meminta pemerintah agar menutup perdagangan lintas batas bagi e-commerce di Tanah air. Sebab, apabila terus dibuka dikhawatirkan para pelaku e-commerce dalam negeri akan tergerus oleh barang-barang dari luar negeri.
"Masalah e-commerce ini juga satu sisi yang kita di persimpangan, kita ini mau membuka cross border (lintas batas) atau tidak? Kalau itu dibuka maka UKM itu saya rasa dengan cepat akan mati semua karena memang tidak bisa bersaing," kata Haryadi saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8)
Dia mengatakan, salah satu pola konsumen masyarakat Indonesia saat in kebanyakan menginginkan penerimaan barang lebih cepat ditambah lagi dengan harga yang murah. Sedangkan China cukup signifikan dalam mengambil peranan itu.
Sebab, China menggunakan pusat logistik berikatnya berada di Singapura. Sehingga dari segi kemampuan pengiriman dan harga pun dapat bersaing dengan pelaku UKM di Indonesia.
"Barang itu bisa sampai ke kita sekitar 2 hari, karena itu barang dari Singapura. Konsumen kan tidak peduli barang dari mana selama produk bagus dan variasinya banyak. Ini jadi pekerjaan rumah kita adalah sebaiknya tidak dibuka cross border itu," pungkasnya.
Baca juga:
Jual Beli Hewan Kurban Online Tak Pengaruhi Penjualan Konvensional
Empat Tahun Beroperasi di Indonesia, Berikut Prestasi dan Raihan J&T Express
Pengusaha: Kalau Tak Ada Investor, Unicorn Tidak Pernah Ada di Indonesia
Asosiasi E-commerce Akui Adanya Dampak Akibat Listrik Padam
Asosiasi E-commerce Akui Adanya Dampak Transaksi Akibat Listrik Padam
Indef: Kucuran Dana Asing ke Unicorn RI Memperparah Defisit Negara