LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha Keluhkan Persaingan Tak Sehat di Industri Besi Baja

Ketua The Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) Silmy Karim mengeluhkan industri besi baja dalam negeri kerap kalah dalam persaingan dengan impor, penyebabnya adalah kecurangan sehingga dari sisi harga barang impor yang lebih murah.

2018-11-09 14:57:27
Industri Baja
Advertisement

Ketua The Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) Silmy Karim mengeluhkan industri besi baja dalam negeri kerap kalah dalam persaingan dengan impor, penyebabnya adalah kecurangan sehingga dari sisi harga barang impor yang lebih murah.

Dia mengatakan, kualitas baja lokal dan impor tidak ada bedanya karena sudah ada standar yang telah ditetapkan. Namun biasanya besi baja impor berani memberi harga jauh lebih rendah, tetapi melakukan kecurangan dengan mengurangi kualitas besi baja.

"Tidak beda karena pakai standar harga baja dunia. Cuma yang nakal itu bermain di bea dan rebate. Bisa murah 20-30 persen tapi caranya curang," kata Silmy, di Kantor SKK Migas, Jakarta, Jumat (9/11).

Advertisement

Silmy mengungkapkan, biasaanya besi baja yang melakukan kecurangan memberikan HS Code yang tidak sesuai, sehingga bebas bea dan berani menjual besi baja jauh lebih murah dari harga pesaing.

"Di sana (produk impor) ngakalin, pura puranya baja stainless padahal itu hanya kelabui untuk tidak kena bea, ini baja secara umum bukan untuk industri hulu saja. Ini sudah kriminal karena mereka itu di depan mata kita melakukan pengelabuan importase dengan kelabui dengan HS number," paparnya.

Silmy pun khawatir, jika pemerintah tidak segera turun tangan mengatasi masalah tersebut, maka industri besi baja dalamnegeri akan kalah bersaing dan berujung pada kematian industri besi baja dalam negeri.

Advertisement

"Ini kan tidak fair, industri baja tahun depan kalau tidak ada langkah konkrit itu akan banyak yang tumbang. Di hilir baja saat ini banyak sekali yang sudah tidak produksi karena impor masuk secara deras," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
PUPR dorong pemakaian baja lokal dalam pembangunan infrastruktur
Jadi pembeli terbesar Boeing, Indonesia minta Amerika beli baja asal RI
Berkat smelter, BKPM yakin Indonesia jadi 3 negara pengekspor baja terbesar dunia
Pengusaha bongkar cara curang eksportir baja hindari bayar bea masuk
Pemerintah siapkan kebijakan bea masuk anti dumping antisipasi perang dagang AS-China

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.