LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha hotel bantah konsumsi masyarakat beralih ke jalan-jalan

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan telah terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat dari sebelumnya belanja barang biasa menjadi belanja menyenangkan. Namun, Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Hariyadi Sukamdani menegaskan tidak menemukan adanya peralihan pola konsumsi ke hotel.

2017-11-13 19:03:56
Hotel
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan telah terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat dari sebelumnya belanja barang biasa menjadi belanja menyenangkan, seperti menginap di hotel dan jalan-jalan.

Terkait hal itu, Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Hariyadi Sukamdani menegaskan tidak menemukan adanya peralihan pola konsumsi ke hotel, begitu juga ke tempat-tempat rekreasi.

"Kami tidak menemukan terjadi shifting ke hotel. Dan kami juga tanya ke teman-teman taman rekreasi juga tidak lihat lonjakan signifikan, juga teman-teman travel agent yang kelola outbond," ujarnya di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (13/11).

Advertisement

Dia mengatakan sejauh ini jumlah pengunjung yang datang atau menginap di hotel masih relatif normal. Tidak ada lonjakan secara signifikan baik hotel berbintang maupun non berbintang.

"Artinya kan kalau shifting kan berarti yang lokal ya, tamu lokal ya, tamu lokal itu enggak terlihat. Normal-normal saja. Ya kenaikannya itu paling overall antara 5-10 persen. Kalau ada shifting itu kan semua ya, ini tidak," imbuhnya.

Pada semester I-2017, lanjutnya, memang terjadi lonjakan tamu hotel karena ada banyak hari libur atau tanggal merah. Meski begitu lonjakannya tidak terlalu tinggi.

Advertisement

"Kemarin saja ramai semester pertama karena banyak libur ya. Tapi yang melonjak itu hanya liburan hari kejepit yang pertama ya. Kan libur kejepit itu kan beberapa kali tuh. Kejepit berikutnya biasa saja," tandasnya.

Baca juga:
Bos Bappenas beberkan penyebab melambatnya konsumsi masyarakat di kuartal III-2017
INDEF sebut pelemahan daya beli karena Jokowi cabut subsidi
Kenaikan tarif listrik hingga pergeseran masa panen pukul daya beli motor masyarakat
Pemerintah Jokowi-JK diingatkan soal daya beli merosot dan tingginya ancaman PHK
Trade Mall Agung Podomoro ngaku masih ramai di tengah pelemahan daya beli masyarakat
Turunnya daya beli masyarakat dan anomali ekonomi versi Sri Mulyani
BPS catat daya beli masyarakat turun, ini tanggapan Menteri Sri Mulyani

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.