LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha Harap Pemerintah Sosialisasi Skenario New Normal

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang, mengatakan pelaku usaha siap memasuki New Normal. Meski demikian, pemerintah diharapkan melakukan sosialisasi sebelum memberlakukan skenario new normal.

2020-05-27 16:04:50
The New Normal
Advertisement

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang, mengatakan pelaku usaha siap memasuki New Normal. Meski demikian, pemerintah diharapkan melakukan sosialisasi sebelum memberlakukan skenario new normal.

"Kita juga berharap kepada pemerintah agar selalu memberikan sosialisasi new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 adalah menyesuaikan dengan pola hidup," kata Sarman melalui keterangan resminya, Rabu (27/5).

Menurutnya, pengusaha membutuhkan informasi sektor mana saja yang diizinkan beroperasi, apakah semua sektor atau masih terbatas hanya perkantoran, perdagangan dan industri manufaktur.

Advertisement

Lalu, bagaimana dengan sektor jasa seperti Event Organizer apakah sudah bikin pameran/expo, konser, seminar dan berbagai pusat hiburan. Kemudian seperti apa kesiapan Pemerintah untuk melakukan monitoring di tempat usaha yang berpotensi mendatangkan pengunjung/konsumen yang banyak seperti pusat perbelanjaan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan untuk memastikan tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Dia mengklaim, pelaku usaha tidak memiliki kesulitan menerapkan New Normal tersebut karena sebagian besar sudah dijalankan selama Work From Home dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya, kebijakan Pemerintah yang akhirnya memberikan kelonggaran di tengah pandemi Covid-19 dengan diizinkannya kembali berbagai aktivitas usaha dan bisnis, tentu sudah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.

Sebagaimana yang diharapkan pemerintah, pelaku usaha sudah pada kondisi siap memasuki dan menerapkan New normal. Pengusaha memiliki komitmen besar memerangi penyebaran covid-19 agar badai ini cepat berlalu sehingga roda perekonomian dapat berputar secara normal.

Advertisement

"Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai ditemukan vaksin untuk Covid-19, new normal merupakan bagian dari exit strategy setiap negara dalam menghadapi pandemi virus corona," tandasnya.

Panduan New Normal

Kementerian Kesehatan RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada situasi Pandemi.

Dengan aturan tersebut, dunia usaha dan pekerja akan bisa memulai aktivitasnya di tengah-tengah pandemi.

"Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," kata Menkes Terawan Agus Putranto dalam keterangannya seperti dikutip Senin (25/5).

©2020 Merdeka.com

Dalam aturan tersebut, Terawan meminta tempat usaha bisa melihat asupan nutrisi bagi karyawannya. Bahkan diminta disediakan, vitamin.

"Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja, pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C," demikian bunyi salah satu aturannya tersebut.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.