Pengusaha harap paslon capres-cawapres tak politisasi pekerja
Direktur Eksekutif Apindo, Danang Girindrawardana meminta pasangan calon presiden dan calon wakil presiden berhenti mempolitisasi buruh dan pekerja Indonesia. Sebab politisasi hanya akan merugikan dunia usaha.
Direktur Eksekutif Apindo, Danang Girindrawardana meminta pasangan calon presiden dan calon wakil presiden berhenti mempolitisasi buruh dan pekerja Indonesia. Sebab politisasi hanya akan merugikan dunia usaha.
Menurutnya, politisasi serikat buruh dan pekerja tentu akan berdampak pada terganggunya kepentingan yang lebih besar yakni mempertahankan iklim usaha yang kondusif serta menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Kalau situasi itu terjadi ekonomi kita tidak tumbuh. UKM juga tidak tumbuh karena pada takut," kata dia, saat ditemui, di Djakarta Theater XXI, Jakarta, Kamis (18/10).
"Kita menghadapi masalah yang lebih besar lah dari sekedar siapa calon presiden kita. Masalah ekonomi jauh lebih besar," lanjut Danang.
Karena itu, kata dia, hal tersebut juga kerap dia sampaikan dalam kesempatan bertemu dengan tim kampanye dari kedua pasangan Capres-Cawapres.
"Di diskusi lebih besar saya sampaikan kepada kedua tim kampanye pasangan calon agar tidak menggunakan isu-isu buruh, tenaga kerja untuk membuat polarisasi yang berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi," tandasnya.
Baca juga:
'Daripada mendanai saksi parpol lebih baik bangun rumah korban bencana NTB & Sulteng'
Erick Thohir bantah iklan nomor rekening Jokowi-Ma'ruf di koran kampanye
Mafindo sebut selama September 52 berita hoaks serang Jokowi-Ma'ruf & Prabowo-Sandi
Diminta saran soal Pilpres, ini pesan Buya Syafi'i buat Ma'ruf Amin
Apa beda kampanye hitam dan negatif, ini penjelasannya