Pengusaha dan CEO Berbagi Tips Hadapi Tantangan Ekonomi 2023
Sejumlah pembicara hadir, mulai dari ketua organisasi pengusaha nasional, direksi BUMN dan swasta, serta pengusaha papan atas. Mereka menyampaikan visi masing-masing soal kepemimpinan.
Indonesia Leadership Conference (IDLC) 2022 kembali digelar oleh Kubik Leadership pada Selasa-Rabu (18-19) lalu dengan mengangkat tema besar How Leader Shape Future-Ready Workforce '. Kegiatan ini berupa rangkaian sesi presentasi dan diskusi kepemimpinan yang membahas satu tema besar setiap harinya.
Sejumlah pembicara hadir, mulai dari ketua organisasi pengusaha nasional, direksi BUMN dan swasta, serta pengusaha papan atas. Mereka menyampaikan visi masing-masing soal kepemimpinan.
Chairman IDLC 2022, Atok R Aryanto mengatakan, pada hari pertama konferensi kepemimpinan terbesar di Indonesia ini membahas tentang tantangan & strategi 2023, dan bagaimana pemimpin membentuk SDM yang siap menghadapi tantangan masa depan, khususnya 2023.
Ketua Kadin, Arsjad Rasyid yang hadir dalam acara mengatakan bahwa saat ini transformasi dan penyesuaian desain Organisasi yang Agile & efektif merupakan hal yang wajib dilakukan. Untuk itu penting bagi setiap institusi membangun tim yang berjiwa pemimpin & adil.
Co-Founder Kubik Leadership, Dr. Indrawan Nugroho menjelaskan bahwa empat trend yang semakin kuat di saat ini dan terkait satu sama lain sehingga berdampak bagaimana cara mengelola sdm perusahaan menjadi mulai usang ‘unwind the old rules management’.
Trend tersebut di antaranya more connectivity, lower transaction costs, unprecedented automation dan fundamental societal shifts. Trend tersebut harus dimanfaatkan untuk memicu perubahan-perubahan besar.
Bingar Egidius Situmorang, Presiden Direktur Mustika Ratu mengatakan Leader yang baik tidak akan terlepas dari nilai-nilai growth mindest, profit oriented dan build solid teamwork saat menerapkan cara leadershipnya.
Selanjutnya
Sementara itu, Anindya Bakrie (Direktur Utama Bakrie & Brothers) menyampaikan saat ini setiap orang perlu melek digital. Perlu memiliki kecerdasan digital dan teknologi yang diiringi dengan memiliki kemampuan global karena perubahan yang begitu cepat.
Direktur Utama Surveyor Indonesia, Haris Witjaksono menyadari dalam proses transformasi terdapat peran penting dari pengembangan SDM. Hal ini harus dimulai dari kesadaran setiap pemimpin di semua lini.
"Di dalamnya termasuk menentukan visi, kemudian menurunkannya menjadi sebuah program dan prioritas sehingga memimpin transformasi itu sendiri," kata Haris.