Pengusaha China Ungkap Alasan Sebenarnya Pilih Pindah ke Vietnam Ketimbang Indonesia
Chairman dari China National Committee for Pacific Economic Cooperation, Su Ge, memberikan penjelasan lain. Dia berkata lokasi Vietnam yang dekat China memberikan negara itu keuntungan lebih. Meski begitu, dia menyebut Indonesia tetap memiliki keunggulan berupa lokasi strategis.
Awal bulan ini, Presiden Joko Widodo sempat berang karena banyak perusahaan asal China yang memilih pindah ke Vietnam ketimbang Indonesia. Presiden Jokowi menduga ada kesulitan aturan investasi.
Namun, Chairman dari China National Committee for Pacific Economic Cooperation, Su Ge, memberikan penjelasan lain. Dia berkata lokasi Vietnam yang dekat China memberikan negara itu keuntungan lebih.
"Perbedaan mendasarnya adalah Vietnam lokasinya dekat dari Guanxi, jadi mereka mereka (perusahaan) dapat berpindah," ujar Su Ge kepada Liputan6.com usai dialog internasional CSIS di Jakarta, Selasa (17/9).
Meski begitu, dia menyebut Indonesia tetap memiliki keunggulan berupa lokasi strategis, yakni ada diantara Asia, Samudera Hindia, dan Australia. Dia pun bercerita ekonom China menilai Indonesia semakin menarik sebagai lokasi investasi karena perusahaan di Vietnam sudah banyak.
"Ada seorang ekonom pada sebuah konferensi, dia bilang sudah banyak perusahaan di Vietnam. Dan ekonom itu memandang Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi terbaik," ungkap Su ge.
Menurut Su Ge, keunggulan lain dari Indonesia adalah masyarakat yang bersahabat, pekerja keras, dan konektivitas yang semakin baik. Pria itu pun baru mengunjungi Bogor dan terkesima dengan jalan di sana.
Dia pun berharap konektivitas Indonesia semakin meningkat dengan menggenjot jalur kereta api. Industri pariwisata Indonesia juga dianggap menjanjikan karena ternyata banyak orang China datang ke Bali.
"Ketika mereka pulang, mereka bisa bercerita soal keindahan alam, orang-orang yang bersahabat, dan yang paling penting hubungan kedua negara kita sangatlah baik," ucap Su Ge.
Reporter: Tommy Kurnia Romy
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Akademisi Singapura Nilai Dampak Perang Dagang Lebih 'Mengerikan' dari Perang Dingin
11 Perusahaan di China Bakal Direlokasi ke Indonesia
IHSG Diproyeksi ke Zona Hijau Usai Meredanya Tensi Perang Dagang
Presiden Jokowi Gelar Rapat, Genjot Industri Mebel di Indonesia
Kemenperin Dorong Penerapan Perlindungan Industri Tekstil dari Serbuan Produk Impor
Perang Dagang Berlarut Seret Harga Batubara September 2019 Makin Murah
Bank Mandiri Paparkan Dampak Buruk Perang Dagang ke Ekonomi RI