LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengamat Sarankan BI Tak Naikkan Suku Bunga Acuan Pada Desember 2018

Ekonom Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat menilai sebaiknya bank sentral tidak perlu menaikan suku bunga acuannya kembali. Sekali pun The Fed menaikan, dirinya menyarankan BI untuk menahan suku bunga acuannya di level enam persen.

2018-11-18 16:00:00
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan BI 7 Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis point (bps) menjadi 6,00 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) lalu. Tercatat, hingga sepanjang 2018 BI telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 175 bps.

Di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga acuan lagi bulan depan, lalu apakah BI akan mengerek suku bunganya lagi?

Ekonom Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat menilai sebaiknya bank sentral tidak perlu menaikan suku bunga acuannya kembali. Sekali pun The Fed menaikan, dirinya menyarankan BI untuk menahan suku bunga acuannya di level enam persen.

Advertisement

"Kita punya pelajaran pada 2017 ketika Fed rate naik, BI tidak perlu naikkan karena saat itu kredit lagi melambat. Lalu, kita menikmati inflow," ujarnya.

Budi menjelaskan, alasan BI tidak perlu menaikkan suku bunga karena pada tahun depan diperkirakan arus dana kembali ke negara berkembang. Kemudian dipilih lah mana yang lebih baik.

"Katakanlah bank sentralnya lebih prudent dan lain-lain. Tentunya overall yang bikin semua mata uang itu current account deficit (CAD)" katanya.

Advertisement

Oleh karena itu, dirinya meminta agar BI fokus terhadap pengendalian CAD. Sehingga, seperti acuan normatifnya, bahwa suku bunga harus positif. "Nah Turki itu pernah inflasi, bank sentralnya tidak mau naikkan suku bunga. Itu langsung dihukum dengan mata uangnya yang jatuh," pungkasnya.

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menyampaikan terkait lenyesuaian suku bunga pada Desember 2018 mendatang, akan dilakukan melalui pemahaman atas data, meski ada kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan jelang akhir tahun.

"Kita lakukan assessment itu, tapi untuk kebijakan yang kita ambil, kita lihat nanti. Memang ini ambigu tapi clear," ujarnya.

Adapun tercatat, hingga sepanjang 2018 BI telah menaikkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 175 bps pada bulan Mei Juni, Agustus dan terakhir pada November sehingga kini berada di level 6,00 persen.

Baca juga:
BI Sebut Kenaikan Suku Bunga Tak Pengaruhi Kredit Bermasalah
Suku Bunga Acuan BI Naik, Ini Kata Pengamat
BI Sebut Kenaikan Suku Bunga Tidak Bergantung pada The Fed
Gubernur BI Umumkan Kenaikan Suku Bunga Acuan 6 Persen
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 6 Persen
BI tak tutup kemungkinan naikkan suku bunga di 2019

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.