LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penerbangan di Samarinda Mulai Normal Meski Masih Diselimuti Kabut Asap

Bandara APT Pranoto, sebelumnya 3 hari tanpa ada penerbangan satupun, akibat kepungan kabut asap yang menurunkan visibility. Jarak pandang bergerak fluktuatif naik dan turun.

2019-09-19 19:06:46
Maskapai Penerbangan
Advertisement

Kota Samarinda di Kalimantan Timur hingga saat ini masih berselimut kabut asap Karhutla. Kendati demikian, kegiatan penerbangan menuju dan dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto mulai normal, setelah jarak pandang (visibility) berada di batas minimum 5.000 meter.

Bandara APT Pranoto, sebelumnya 3 hari tanpa ada penerbangan satupun, akibat kepungan kabut asap yang menurunkan visibility. Jarak pandang bergerak fluktuatif naik dan turun.

Pesawat Citilink PK-GQI bernomor penerbangan QG422 dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), sore ini mendarat di Samarinda, sekira pukul 15.52 Wita, membawa 147 penumpang.

Advertisement

"Tiba di Samarinda sore ini dengan jumlah penumpang 140 dewasa, 3 anak dan 4 bayi," Kasi Pelayanan dan Operasi UPBU Bandara APT Pranoto Samarinda Rora Ardian, Kamis (19/9).

Rora menerangkan, visibility di runway Bandara APT Pranoto memang belum benar-benar normal. Hari ini, dari pagi tadi, visibility sempat menyentuh hanya 700 meter. "Sampai sore sekitar pukul 15.30 Wita, berada di 5.000 meter," ujar Rora.

Setelah itu, Citilink kembali terbang kembali ke Cengkareng. Diharapkan, visibility terus membaik, sehingga runway benar-benar aman untuk operasional penerbangan.

Advertisement

"Semoga bisa terus membaik, sehingga penerbangan kembali normal," ungkap Rora.

Diketahui, 3 hari hingga kemarin, tidak ada penerbangan menuju dan dari Bandara APT Pranoto. Bahkan, Lion Air mengalihkan 23 penerbangan di Samarinda, ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.

Baca juga:
Ibu Kota Baru di Kalimantan Rawan Kebakaran Hutan, Apa Langkah Pemerintah?
Polda Kalbar Tangani 19 Kasus Kebakaran Lahan Libatkan Korporasi dan 53 Perorangan
Wali Kota Sebut Udara di Pontianak Tidak Sehat akibat Asap Kiriman
Pemerintah Didesak Buka Data Perusahaan Pembakar Lahan di Riau dan Kalimantan
Dua Pekan Dikepung Kabut Asap Karhutla, 1.072 Warga Berau Derita ISPA
Malaysia akan Buat Undang-undang untuk Jerat Perusahaan Pembakar Lahan di Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.