LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Peneliti Beberkan Alasan Indonesia Masih Butuh Impor Jagung

Peneliti dari Visi Teliti Saksama, Nanug Pratomo, mengatakan keputusan impor jagung yang dilakukan pemerintah selama ini sudah tepat. Sebab, produksi jagung yang dihasilkan dari para petani jagung dalam negeri masih memiliki kelemahan. Dia juga memprediksi akan tetap ada ketidakcocokan antara produksi dan konsumsi.

2019-02-21 12:47:42
Impor Jagung
Advertisement

Peneliti dari Visi Teliti Saksama, Nanug Pratomo, mengatakan keputusan impor jagung yang dilakukan pemerintah selama ini sudah tepat. Sebab, produksi jagung yang dihasilkan dari para petani jagung dalam negeri masih memiliki kelemahan.

"Selama ini kita liat jagung yang dihasilkan domestik ini masalah kadar air lebih dari 15 persen. Kedua adalah soal harga yang sering kali masih dinilai terlalu tinggi. Industri pakan selama ini dan juga para peternak itu mengeluhkan harga jagung yang masih tinggi," ujarnya dalam sebuah diskusi yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/1).

Namun, dia juga mengatakan, harga jagung pakan domestik yang tinggi tersebut juga tidak terlepas dari rantai pasok yang panjang. Mulai dari petani, kemudian dikumpulkan kepada para pengepul, lalu masuk ke pedagang besar, pengecer, hingga ke konsumen.

Advertisement

"Panjangnya rantai distribusi ini lah yang jadi penyebab kenapa harga jagung sangat fluktuatif dan dinilai menjadi tinggi. Ini jadi PR kita kalau bener-bener mau swasembada jagung," kata Nanug.

Selain itu, dia memprediksi produksi dalam negeri hingga 2029 mendatang diperkirakan akan mencapai 30 juta ton. Sementara, permintaan domestik sendiri mencapai 50 juta ton, sehingga permintaan dalam negeri masih belum tercukupi dan masih perlu impor.

"Produksi jagung kita mulai 2014 sampai 2018 memang beberapa tahun terakhir ini trennya alami peningkatan tapi persoalannya bisa penuhi kebutuhan dalam negeri atau tidak. Makanya kita butuh impor jagung," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Impor Jagung Saat Produksi Diklaim Surplus
Mentan Amran Kritisi Prabowo Soal Impor Pangan: Kita Sudah Ekspor
Mendag Enggar Soal Data Impor Jagung Jokowi: Itu untuk Pakan
BPN Prabowo Sebut Impor Jagung Turun, Tapi Gandum Meningkat
Kumpulan Cek Fakta Pernyataan Jokowi dan Prabowo di Debat Capres
Jokowi Klaim Impor Jagung RI Turun Menjadi 180.000 Ton, Ini Faktanya
Jokowi Sebut Impor Jagung Tinggal 180.000 Ton di 2018 & 3 Tahun Tanpa Kebakaran Hutan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.