LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemikiran bos Pelindo II soal konsep pembangunan pelabuhan dikritik

Sejumlah proyek pengembangan Pelindo II dinilai tidak realistis. Contohnya, pembangunan kanal Cikarang-Bekasi-Laut dan Pelabuhan Sorong. Pembangunan kanal tersebut belum dikaji secara tuntas. Apalagi ingin membangun pelabuhan Sorong dan Kijing, sementara banyak yang harus dibenahi di 12 cabang Pelindo II.

2017-02-10 15:46:23
PT Pelindo
Advertisement

Presiden Indonesia Port Watch (IPW), Syaiful Hasan mengkritik pemahaman Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Elvyn G Masassya soal konsep pengembangan BUMN pelabuhan tersebut. Elvyn sebelumnya menyampaikan bahwa Pelindo II akan membangun beberapa pelabuhan baru guna meningkatkan pendapatan perseroan.

Elvyn berpendapat, sejumlah pencapaian di tahun 2016 memunculkan adanya optimisme kenaikan pendapatan di tahun 2017 terhadap Pelindo II.

"Menurut saya itu cara berpikir yang keliru. Saya mau kasih data beberapa proyek Pelindo II yang mandek. Pertama, perpanjangan JICT dan kedua global bond. Apa ini jalan? Kan enggak," kata Syaiful di Jakarta, Jumat (10/2).

Advertisement

Tak hanya itu, kata Syaiful, sejumlah proyek pengembangan Pelindo II juga tidak realistis. Contohnya pembangunan kanal Cikarang-Bekasi-Laut dan Pelabuhan Sorong. Syaiful menegaskan, pembangunan kanal tersebut belum dikaji secara tuntas. Apalagi ingin membangun pelabuhan Sorong dan Kijing, sementara banyak yang harus dibenahi di 12 cabang Pelindo II.

"Bangun pelabuhan Kalibaru tahap 1 saja delay 2 tahun. Apalagi konsepnya sudah melenceng. Bagaimana mau bersaing dengan Singapura? Investor dan operatornya saja dari Port of Singapore Authority (PSA)," tutur dia.

Dana global bond sampai saat ini juga tidak digunakan sementara pembayaran bunga berjalan. Sedang perpanjangan JICT, ucap Syaiful, sudah ditemukan indikasi kerugian negara puluhan milyar dan ketidakpatuhan hukum oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Dari analisa data yang ada, kami menduga proyeksi kenaikan pendapatan bersumber dari pencatatan keuntungan JICT, yang dianggap sudah clear. Nyatanya ini kan bermasalah," kata dia.

Advertisement

Selain itu, hal yang perlu dikritisi dalam keterangan Elvyn, di antaranya mengenai waktu tunggu bongkar muat atau dwelling time. "Pak Elvyn sebaiknya fokus menata dwelling time dan kualitas pelayanan pelabuhan. Dwelling time di JICT dan TPK Koja masih di atas 3,5 hari. Itu kelas pelabuhan standar internasional dan jadi parameter. Bagaimana bisa klaim sudah 2,7 hari? Kasihan Presiden kalau begini," ujar dia.

Baca juga:
Melihat kesibukan Pelabuhan Priok yang bakal jadi hub internasional
Pelindo I kejar pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung
Ini keuntungan pelabuhan Tanjung Priok jadi Hub Internasional
Dikunjungi Luhut, bos Pelindo II dukung peningkatan konektivitas RI
Pemerintah tunjuk Pelabuhan Tanjung Priok jadi Hub Internasional

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.