LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Yakin LPI Mampu Tarik Investasi Rp 225 T, Berikut Alasannya

Pemerintah menargetkan Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) mampu menarik nilai investasi hingga mencapai Rp 225 triliun. Angka tersebut tiga kali lipat dari modal awal senilai Rp75 triliun yang disetor di tahap pertama.

2021-01-14 17:28:01
Lembaga Pengelola Investasi
Advertisement

Pemerintah menargetkan Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) mampu menarik nilai investasi hingga mencapai Rp 225 triliun. Angka tersebut tiga kali lipat dari modal awal senilai Rp75 triliun yang disetor di tahap pertama.

Staf khusus Menteri Keuangan untuk Bidang Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Masyita Crystallin, menilai target tersebut sangat realistis. Menyusul adanya sejumlah daya tarik yang dimiliki oleh SWF.

"Dengan modal awal Rp75 triliun, ini kita berharap kalau laverage 3 kali kita sudah dapat Rp225 triliun untuk awalan ini (tahap pertama)," tuturnya dalam webinar SWF Effect Bagi Economic via Youtube BeritaSatu, Kamis (14/1).

Advertisement

Anak buah Sri Mulyani ini mengatakan, daya tarik pertama ialah proyek investasi yang akan ditawarkan oleh SWF bernilai tinggi. Serta memiliki prospek jangka panjang.

"Untuk proyek-proyek yang sedang kami siapkan untuk masuk ke dalam SWF ini juga jumlahnya cukup baik, cukup banyak gitu. Dan cukup banyak juga (proyek) yang mempunyai proyeksi baik gitu," terangnya.

Advertisement

Selanjutnya

Kedua, bonus demografi. Dia bilang, dari hasil bicara pemerintah dengan beberapa investor atau mitra investasi strategis, seksinya investasi di Indonesia karena adanya tingginya jumlah usia produktif.

"Kemudian, kita punya middle class dan aspiring middle class yang jumlahnya lebih dari 170 juta orang. Jadi, pertumbuhan ekonomi masih menjadi salah satu yang menarik," imbuh dia.

Terakhir, pemerintah menjanjikan SWF sebagai lembaga yang independen. Juga memiliki tata kelola yang profesional.

"Karena langsung report (SWF) kepada presiden. Kemudian aturannya juga mengikuti standar internasional agar supaya dia menjadi mitra pertama, sehingga investor global yang ingin investasi ke Indonesia mendapat mitra yang dapat dipercaya," tukasnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.