LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Siapkan Rp318 Triliun untuk Borong Produk UMKM

Bersama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Koperasi dan UKM sedang menyiapkan laman atau e-katalog khusus produk UMKM untuk memasarkan produknya.

2020-06-29 17:32:12
UMKM
Advertisement

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran senilai Rp735 triliun yang akan digunakan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk memberikan stimulus perekonomian Indonesia. Sebagian dana itu akan digunakan untuk membeli produk UMKM.

"Di dalam negeri yang kami efektifkan selain konsumsi masyarakat atau belanja masyarakat, juga belanja kementerian dan lembaga. Tahun ini ada sekitar Rp318 triliun dari Rp753 triliun belanja pemerintah untuk produk UMKM," kata Teten dalam webinar MarkPlus Government Roundtable Series 5 : UKM Digital - Masa Depan Keberlanjutan Ekspor Indonesia, Senin (29/6).

Bersama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Koperasi dan UKM sedang menyiapkan laman atau e-katalog khusus produk UMKM untuk memasarkan produknya.

Advertisement

"Kami dengan LKPP sedang menyiapkan laman khusus atau e-catalog produk UMKM supaya UMKM lebih mudah," ucapnya.

"Sekarang sedang pelatihan bagi kementerian dan lembaga bagaimana implementasi kebijakannya," imbuhnya Teten.

Advertisement

Penjualan Global

Selain mendorong penjualan dalam negeri, pemerintah juga akan membawa UMKM menuju penjualan global untuk bantu meningkatkan ekspor Indonesia. Saat ini, Teten bilang, ekspor Indonesia melalui produk UMKM baru 14 persen.

Sebelumnya, Teten membeberkan bahwa Presiden minta nilai ekspor UMKM bisa tumbuh dua kali lipat dari sekarang. Namun Teten juga menyadari bahwa UMKM tidak dapat berdiri sendiri untuk menjangkau pasar internasional yang lebih luas.

Sementara menurut hemat Teten, besarnya nilai ekspor UMKM negara lain salah satunya dipengaruhi hubungan UMKM tersebut dengan industri besar, yang belum ada implementasinya di Indonesia.

Reporter: Pipit Ika

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.