LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Punya 400.000 Aplikasi, Pakai Banyak Anggaran

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap pemerintah memiliki ratusan ribu aplikasi yang digunakan hingga saat ini dan memakan biaya yang cukup besar. Maka, dia ingin jumlah aplikasi akan dipangkas untuk menekan biaya operasional.

2022-07-11 13:38:09
digital
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap pemerintah memiliki ratusan ribu aplikasi yang digunakan hingga saat ini dan memakan biaya yang cukup besar. Maka, dia ingin jumlah aplikasi akan dipangkas untuk menekan biaya operasional.

Banyaknya aplikasi cerminan transformasi digital dalam pemerintahan untuk mengoptimalisasi dana publik yang ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Setidaknya pemerintah secara keseluruhan memiliki 400.000 aplikasi. Setiap kementerian/lembaga juga memiliki database masing-masing.

"Bayangkan kita punya 400.000 aplikasi, 24.000 setiap kementerian Lembaga itu punya 2.700 data base sendiri-sendiri. Kita akan menjadikan satu data dan akan menurunkan biaya operasi pemerintah dan meningkatkan reliability nya, dan juga mengintegrasikan yang disebut intergovernmental connection maupun penggunaan aplikasi, jadi enggak setiap orang membuat aplikasi sendiri-sendiri yang tidak interoperable tapi mereka akan lebih terkoordinasi," kata Sri Mulyani dalam Leader's Talk Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), Nusa Dua, Bali, Senin (11/7).

Advertisement

Sehingga, dia berharap kegiatan pemerintahan akan menjadi lebih efisien. Termasuk dalam penggunaan anggaran yang dikucurkan pemerintah.

Di sisi lain, sektor prioritas lainnya adalah keamanan ketika penerapan digitalisasi di pemerintahan. Dia mengakui ada banyak serangan hacker yang diterima ke beberapa situs milik pemerintah.

"Cyber security menjadi sangat penting apalagi sekarang kita sudah menerapkan digital signature, jadi kalau bapak/ibu lihat, pemerintah sudah jarang membawa dokumen, kita semua sekarang elektronik tapi keamanannya harus dijaga," terangnya.

Advertisement

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Anggaran 2 Kementerian Ini Tak Pernah Dipangkas Selama Pandemi
Kemenkeu: Harga Pertalite Tak Naik Bukan Gratisan, Selisih Harga Dibayar APBN
Tak Boleh Bertumpu Pada APBN, Pembangunan Infrastruktur Harus Ramah Investor
Anggota DPR Ramai-Ramai Sentil Pemerintah soal Peningkatan Utang
APBN akan Digunakan untuk Minimalisir Dampak Gejolak Geopolitik Global
Penyerapan Anggaran Perlindungan Sosial Rp188 Triliun di Semester I-2022

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.