Pemerintah Proyeksikan Herd Immunity di Bali Terbentuk Pada Juni Mendatang
Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di pulau yang tersohor akan keindahan alamnya itu harus terus diupayakan. Sehingga, proyeksi atas herd immunity bisa terwujud.
Staf Ahli Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Hengky Manurung memproyeksikan herd immunity atau kekebalan kelompok di pulau Bali akan tercapai pada Juni sampai Juli mendatang. Untuk membentuk kekebalan kelompok sendiri setidaknya 70 persen dari total penduduk pulau Dewata harus divaksinasi.
"Kita ihat juga di Bali kita harapkan herd immunity sudah bisa sampai 70 persen di Juni-Juli ini, kalau boleh jujur," ungkapnya dalam acara Dialog Produktif Selasa: Gerak Aktif Pemerintah, Vaksinasi Pekerja Kreatif, Selasa (20/4).
Oleh karena itu, percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di pulau yang tersohor akan keindahan alamnya itu harus terus diupayakan. Sehingga, proyeksi atas herd immunity bisa terwujud.
"Jadi, hal-hal (percepatan vaksinasi Covid-19) ini kita kejar," tegasnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI melaporkan data vaksinasi Covid-19 hari ini, Minggu (18/4). Pada hari ini, ada 27.127 orang yang disuntik vaksinasi dosis pertama, sedangkan 21.205 orang menerima suntikan dosis kedua.
Sehingga totalnya, sebanyak 10.828.419 orang sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara itu, 5.910.921 orang menerima suntikan dosis kedua. Seperti yang diketahui, jumlah sasaran vaksinasi yaitu sekitar 181,554.565 warga Indonesia. Sehingga bila dihitung, pencapaian vaksinasi dosis pertama di Indonesia baru 5,96 persen dari total target vaksinasi.
Capaian Vaksinasi Bali Tertinggi
Secara terpisah, Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jumlah capaian vaksinasi tersebut Provinsi Bali menempati urutan pertama sebagai provinsi yang telah menyuntikkan vaksin terbanyak kepada sasaran vaksinasi. Sudah 84,70 persen target vaksinasi di Bali disuntik vaksin dosis pertama, sedangkan yang menerima dosis kedua sudah mencapai 23,02 persen.
"Penyuntikan vaksin tertinggi itu diraih oleh Provinsi Bali ya, sudah mencapai 84,70 persen untuk dosis pertama. Percepatan ini dilakukan juga dalam rangka mendukung pariwisata Bali," ujar Nadia dalam webinar Upaya Pencapaian Target Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) hari ini, Minggu (18/4).
Setelah Bali, Provinsi dengan capaian vaksinasi tertinggi urutan kedua yaitu DKI Jakarta. Untuk penyuntikan dosis pertama mencapai 54,61 persen, kemudian disusul Yogyakarta 44,2 persen. Nadia menyayangkan provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah yang penyuntikannya masih berada pada angka 20 persen. Sebagai informasi, data capaian vaksinasi per provinsi ini merupakan data per 17 April 2021 pukul 18.00 WIB.
(mdk/idr)