LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah perintahkan Bulog serap 2,2 juta ton gabah petani di 2018

"Komitmen kita adalah mulai Januari-Juni itu menyerap 2,2 juta ton oleh Bulog. Itu kesepakatan di Rakortas. Ini kita kerja bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN dan Kementerian Perdagangan."

2018-02-02 10:16:51
Kementan
Advertisement

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pemerintah berkomitmen akan menyerap gabah petani sebanyak 2,2 juta ton di tahun 2018 ini. Amran telah menugaskan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menyerap gabah tersebut.

"Komitmen kita adalah mulai Januari-Juni itu menyerap 2,2 juta ton oleh Bulog. Itu kesepakatan di Rakortas. Ini kita kerja bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN dan Kementerian Perdagangan," katanya usai menghadiri rapat kerja Kementerian Perdagangan, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/2).

Mentan Amran menjelaskan, ada beberapa sistem harga yang bisa diterapkan oleh Bulog dalam membeli gabah petani. Di antaranya yaitu, untuk gabah di bawah kualitas dengan kadar air lebih dari 30 persen, akan dibeli dengan harga di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 3.700 per kg.

Advertisement

Lalu, gabah dengan kualitas standar akan dibeli dengan harga sesuai HPP. Selanjutnya gabah yang dibeli dengan harga 10 persen di atas HPP, dan gabah kualitas komersil yang akan diolah menjadi beras premium dengan harga yang tinggi.

"Yang di luar kualitas, kadar air 30 persen, itu di luar kualitas biasanya (standar kadar air 25 persen), kita sepakati diserap. Yang kedua di atas HPP ada namanya, itu 10 persen. Kalau di atasnya lagi, komersil juga dibeli" tuturnya.

Dengan begitu, Mentan berharap petani tidak khawatir apabila gabah yang kualitasnya rendah tidak terserap. Sebab seperti diketahui pemerintah sangat melindungi petani.

Advertisement

"Jadi kualitas di bawah kadar airnya musim hujan, itu dibeli dengan harga kualitas. Kemudian di atas HPP, kemudian komersil di atas lagi, itu premium dan seterusnya dibeli. Jadi enggak ada celah (gabah petani tidak diserap)," ujarnya.

Baca juga:
Jokowi kecewa ekspor RI kecil, Kementan banggakan kirim bawang ke 6 negara
Mendag gandeng Mentan stabilkan harga bawang dan jagung
Mentan minta Mendag bersabar kerap disalahkan saat harga pangan naik atau turun
Menteri Amran target produksi beras 2018 meningkat 5 persen
Pengamat pastikan tak ada mafia di balik kenaikan harga beras, ini buktinya

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.