Pemerintah minta rakyat tak panik hadapi kenaikan harga BBM
Jero Wacik yakin kenaikan harga BBM akan hidupkan industri gas
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sangat optimis, kenaikan harga BBM bersubsidi akan menambah jumlah pengguna gas di dalam negeri.
Pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi jenis premium menjadi Rp 6.500 dan solar menjadi Rp 5.500 per liter. Namun, hingga saat ini rencana tersebut belum disampaikan ke DPR.
"Kenaikan juga tidak bisa diburu-buru. Pemerintah masih menghitung dulu kompensasinya. Saya minta rakyat tenang dulu, tidak usah panik, tenang saja kita lagi hitung," kata Jero Wacik ketika ditemui di Monas, Jakarta, Minggu (19/5).
Semakin tingginya harga BBM secara tidak langsung akan mendorong masyarakat beralih menggunakan gas. "Nanti kalau BBM sudah berubah harganya industri BBG hidup lagi," ucap Jero.
Penggunaan gas sebagai bahan bakar saat ini dinilai masih sangat kurang karena murahnya harga BBM subsidi. Pemerintah menggelontorkan banyak uang untuk subsidi yang membuat industri tidak bersemangat untuk beralih ke gas.
Jero berharap kenaikan harga BBM subsidi nantinya akan memberikan dampak positif pada industri gas.
"Sekarang disubsidi banyak dan dorongan dan industri tidak bersemangat beralih ke gas karena harga BBM murah. Bio fuel saja saat ini tersendat-sendat karena BBM murah," jelasnya.
(mdk/noe)