LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah keluarkan 14 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan pemerintah mengeluarkan 14 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), karena diperkirakan proses konstruksinya belum bisa dimulai pada kuartal III-2019.

2018-04-19 14:00:12
Pembangunan infrastruktur
Advertisement

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan pemerintah mengeluarkan 14 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), karena diperkirakan proses konstruksinya belum bisa dimulai pada kuartal III-2019.

Meski demikian, dia memastikan dikeluarkannya 14 proyek dari PSN ini tidak ada kaitannya dengan utang pemerintah. ‎"Tidak ada kaitannya (dengan utang)," ujar dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/4).

Menurut Wahyu, porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) untuk pembangunan proyek dalam PSN ini terhitung kecil. Dari total nilai proyek sebesar Rp 4.100 triliun, porsi APBN/APBD hanya sebesar 10 persen atau Rp 423 triliun.

Advertisement

Kemudian, yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/BUMD) sebesar 31 persen atau sekitar Rp 1.271 triliun. Sedangkan porsi pendanaan dari swasta sebesar 59 persen atau sekitar Rp 2.419 triliun.

"Karena sumber pembiayaan dari swasta merupakan yang terbesar, sehingga beban dari APBN bisa terdistribusi ke proyek lain," tutupnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bawahannya untuk memastikan proyek-proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) bisa segera dikerjakan dan diselesaikan. Jokowi mengatakan, pada Sidang Kabinet Paripurna Februari 2018 lalu, dirinya telah meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution untuk mengevaluasi jalannya proyek-proyek tersebut.

Advertisement

"Pada Sidang Kabinet Paripurna di 12 Februari yang lalu saya memberikan arahan kepada Menko Perekonomian untuk melakukan evaluasi melihat satu per satu pelaksanaan proyek strategis nasional sampai dengan awal 2018 ini. Mana yang betul-betul bisa dieksekusi mana yang memang tidak mungkin dilaksanakan," ujar dia di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/4).

Jokowi menegaskan, proyek-proyek yang sudah berjalan namun belum juga rampung sampai tahun lalu harus segera di selesaikan. Sementara untuk proyek yang akan dilaksanakan pada tahun ini harus segera dieksekusi.

"Dan proyek-proyek strategis nasional yang belum rampung di tahun 2017, saya minta juga agar segera diselesaikan dituntaskan pengerjaannya untuk tahun ini. Begitu pula dengan program dan proyek strategis nasional yang direncanakan untuk mulai dikerjakan 2018, terus betul-betul dipastikan eksekusinya di lapangan," kata dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
PUPR bakal beri sanksi ke kontraktor Tol Manado-Bitung
Satu korban tertimbun material proyek tol Manado-Bitung ditemukan tewas
Jalan Tol Manado-Bitung roboh, 3 pekerja tertimbun material bangunan
Presiden Jokowi akan terbitkan aturan baru permudah pembebasan lahan
Presiden Jokowi: Bandara Kertajati jadi titik pertumbuhan ekonomi baru

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.