LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Kaji Kebijakan Baru Dorong Ekspor RI

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah saat ini telah mengkaji kebijakan baru untuk mendorong peningkatan ekspor. Salah satu yang tengah diupayakan adalah diversifikasi ekspor.

2018-12-18 16:50:43
Kemenko Perekonomian
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah saat ini telah mengkaji kebijakan baru untuk mendorong peningkatan ekspor. Salah satu yang tengah diupayakan adalah diversifikasi ekspor.

"Diversifikasi ekspor tetap jalan tetapi kita masih mencari juga kebijakan-kebijakan baru untuk mendorong ekspor," ujar Menko Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (18/12).

Menko Darmin melanjutkan, penurunan ekspor yang terjadi pada November sebesar 6,69 persen menjadi USD 14,43 miliar, tidak hanya disebabkan oleh perang dagang. Namun, karena ada beberapa sebab lain seperti respons terhadap ekspor CPO.

Advertisement

"Jadi gini, ekspor kita kelihatannya bukan sekadar karena perang dagang, tapi termasuk perang dagang. Kalau lihat ekspor kita ke AS turun, China turun, dua-duanya turun, tetapi Jepang naik," jelasnya.

"Kemudian ekspor kita ke India nomor empat, turunnya banyak jauh lebih banyak dibandingkan ke China dan AS. Ada karena perang dagang, tetapi reaksi dari negara-negara tertentu, misalnya, atas CPO kita yang telalu mendominasi di negaranya dia bikin bea masuk gede-gede," sambungnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, penurunan ekspor bulan lalu tidak dipicu oleh stuktural ekonomi RI yang lemah. Tetapi lebih kepada respons negara tujuan ekspor atas beberapa kondisi global yang terjadi.

Advertisement

"Jadi ini adalah bukan karena struktural ekonomi kita yang lemah, tetapi respons dari beberapa peristiwa perang dagang dan menghambat CPO terlalu cepat."

Baca juga:
Ini Daftar Target Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun Depan
Ekspor Perikanan Naik Hingga Oktober 2018, Paling Banyak ke AS dan China
BPS Sebut Defisit Neraca Perdagangan November 2018 Terparah Dalam 5 Tahun
Hingga November 2018, Impor Indonesia Naik Drastis 22,18 Persen
Neraca Perdagangan November Kembali Defisit, Ini Tanggapan Sri Mulyani

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.