LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Jokowi Rencana Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg & Diberikan Langsung ke Penerima

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan, mekanisme transformasi kebijakan fiskal itu supaya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

2021-04-13 21:46:14
Elpiji 3 kg
Advertisement

Pemerintah Jokowi berencana mengubah skema pemberian subsidi elpiji 3 kilogram dan minyak tanah yang semula berbentuk barang atau komoditas menjadi subsidi langsung berbasis rumah tangga penerima.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan, mekanisme transformasi kebijakan fiskal itu supaya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Transformasi subsidi berbasis orang dalam konteks elpiji, misalnya, ini diarahkan ke program perlindungan sosial. Kami berharap ini bisa dilakukan mulai tahun 2022," kata Febrio Kacaribu dikutip dari Antara.

Advertisement

Dia menerangkan, selama ini subsidi elpiji 3 kilogram masih belum tepat sasaran karena selisih harga jual eceran dan patokan mencapai Rp7.000 per tabung.

Subsidi komoditas menyebabkan elpiji tiga kilogram bisa dibeli bebas oleh masyarakat, termasuk kalangan menengah hingga atas. "Kalangan yang menikmati subsidi itu justru yang tidak berhak menerima. Kondisi ini yang ingin kami perbaiki ke depan," kata Febrio.

Pada 2022, elpiji 3 kilogram dan minyak tanah akan dijual dengan harga keekonomian untuk menghilangkan disparitas harga pasar.

Advertisement

Kebijakan subsidi akan diberikan secara tertutup dalam bentuk non tunai langsung kepada rumah tangga sasaran, yaitu keluarga penerima manfaat, usaha mikro, petani, dan nelayan yang berhak menerima subsidi sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial.

Merujuk data Kementerian Keuangan, sebanyak 36 persen total subsidi dinikmati oleh 40 persen masyarakat miskin. Sementara itu, 40 persen masyarakat kaya juga tercatat menikmati 39,5 persen dari total subsidi, sehingga mengindikasikan bentuk ketidakadilan.

Pertimbangan lain yang tak kalah penting adalah sebanyak 72,1 persen elpiji merupakan komoditas impor. Sedangkan sisanya 27,9 persen berasal dari produksi domestik.

"Pada prinsipnya harga harus tepat dan dalam saat yang bersamaan juga melindungi masyarakat miskin serta rentan," kata Febrio.

Baca juga:
Erick Thohir Sebut Penggunaan Kompor Listrik Hemat 20 Persen Pengeluaran Rumah Tangga
Warga Mamasa Keluhkan Harga Gas 3 Kg Mahal, Capai Rp40.000 per Tabung
Enam Pangkalan di Palu Ditertibkan Akibat Jual Elpiji 3 Kilogram Lebih Mahal
Garut Kekurangan Pasokan Gas Subsidi
Pemerintah Alokasikan Rp37,85 Triliun untuk Subsidi Gas 3 Kg
Warga Banjarmasin Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Mahal

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.