LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Jokowi janji sulap Batam saat ini lebih 'seksi'

Berbagai permasalahan yang terjadi di Batam menjadi kendala para investor untuk mengembangkan potensi di sana.

2016-01-05 12:35:20
Investasi
Advertisement

Pemerintah tengah berupaya merevitalisasi kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) atau free trade zone (FTZ) Batam. Sebab, berbagai permasalahan yang terjadi selama ini di Batam menjadi kendala para investor untuk mengembangkan potensi di sana.

Seperti masalah ketenagakerjaan, proses dualisme antara pemerintah dan badan pengelola Batam, dan masalah rencana tata ruang wilayah.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani mengatakan salah satu perbaikan yang akan dilakukan pemerintah adalah efektivitas iklim investasi di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Sehingga, para investor asing akan tertarik untuk berinvestasi di daerah tersebut, salah satunya investor dari Singapura.

"Hari ini lebih banyak masih diwarnai diskusi dan usulan dan laporan terkait perkembangan otoritas Batam di sana. Intinya pemerintah akan memberikan kepastian dan iklim investasi yang lebih menarik di BBK," kata Franky di gedung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/1).

Dia menambahkan, meski kondisi Batam sendiri masih terbilang baik, namun pemerintah akan tetap mengembangkan berbagai potensi investasi di sana. "Kita ingin terjadi peningkatan tidak hanya iklim tapi juga investasi di Batam. Singapura investornya mengatakan BBK salah satu tujuan investasi yang penting, seperti wisata dan industri," imbuhnya.

Sehingga, sangat penting bagi pemerintah untuk segera mencari solusi guna kelancaran rencana tersebut. "Namun boleh dikatakan selama 2015 ini sudah nampak langkah konkretnya. Seperti rendahnya unjuk rasa di Batam, dan kunjungan presiden ke Batam merupakan satu sinyal bahwa Batam penting," pungkas Franky.

Baca juga:
2016, BI prediksi defisit transaksi berjalan melebar
BKPM sebut sektor makanan jadi basis produksi hadapi MEA
Sepanjang 2015, dana asing Rp 22,5 T kabur dari pasar modal RI
Orang terkaya Indonesia ini ramai-ramai jajaki bisnis online
Darmin: 42 ribu aturan mesti disederhanakan
BKPM: Korea Selatan dan Spanyol minat investasi energi terbarukan
Tahun depan, BKPM target investasi luar Jawa naik 18 persen

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.