LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Harap RUU Cipta Kerja Cepat Disahkan Demi Pulihkan Ekonomi 2021

Kemenkeu menyebutkan pertumbuhan investasi harus positif untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi tahun depan. Sebab, menilik data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi investasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) rata-rata mencapai 30 persen. Kedua terbesar setelah konsumsi masyarakat.

2020-10-02 16:23:37
Investasi
Advertisement

Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan pertumbuhan investasi harus positif untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi tahun depan. Sebab, menilik data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi investasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) rata-rata mencapai 30 persen. Kedua terbesar setelah konsumsi masyarakat.

Kepala BKF, Febrio Kacaribu, menyebutkan salah satu cara yang bisa ditempuh untuk memulihkan investasi yakni melalui penyelesaian Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. Di mana, melalui aturan tersebut, akan dapat mendorong pertumbuhan investasi.

"Kita harus reformasi dari 2020 ke 2021, termasuk bagaimana investasi harus positif di 2021," ujar dia dalam Dialogue Kita, Jumat (2/10).

Advertisement

Tantangan Makin Berat Jika Investasi 2021 Tetap Negatif

Sebagai informasi, pada kuartal kedua 2020, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tercatat mengalami kontraksi hingga 8,61 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu (year on year/yoy). Realisasi ini merosot tajam dari pertumbuhan 4,55 persen pada kuartal kedua 2019 secara yoy.

Pada kuartal tiga ini, pemerintah memproyeksikan PMTB masih akan tumbuh pada zona negatif, yaitu antara 8,5 persen hingga 6,6 persen. Meski sedikit lebih baik, pertumbuhan ini masih lemah, tercermin dari indikator aktivitas bangunan, impor barang modal dan penjualan kendaraan niaga.

Advertisement

Febrio menambahkan, apabila pertumbuhan investasi masih negatif sampai tahun depan, maka tantangan yang dihadapi ekonomi Indonesia akan sangat besar. Akselerasi pemulihan ekonomi pun menjadi sulit tercapai. "Investasi harus positif. Karena kalau investasinya negatif ya berat sekali," kata dia.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.