LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Gandeng BUMN Serap Ikan Tangkapan Nelayan dan Budidaya

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan untuk menyerap ikan hasil tangkapan nelayan dan budidaya di tengah pandemi Covid-19. Dua BUMN tersebut, yakni PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo).

2020-05-31 17:16:13
Kementerian Maritim
Advertisement

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan untuk menyerap ikan hasil tangkapan nelayan dan budidaya di tengah pandemi Covid-19. Dua BUMN tersebut, yakni PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo).

Deputi Sumber Daya Maritim Kemenko Maritim dan Investasi Safri Burhanuddin menyatakan, kerjasama diharapkan membawa kontribusi positif bagi perekonomian nelayan. Sebab, mereka tengah dihadapkan pada kondisi sulit menyusul rendahnya tingkat serapan hasil panen ikan.

"Pandemi membuat proses distribusi terganggu. Akibatnya stok ikan melimpah sedangkan permintaan turun maka harga menurun," ujar dia saat menggelar video conference di kanal Zoom, Minggu (31/5).

Advertisement

Dia menjelaskan, peran BUMN perikanan akan difokuskan pada penyerapan ikan dalam negeri. Selain itu, BUMN juga diharapkan dapat memfasilitasi pengadaan cold storage untuk menjaga kesegaran tangkapan nelayan sehingga harga jualnya tetap kompetitif.

"Kita jamin produk teman-teman perikanan budidaya dan nelayan terjaga. Kalau pasar domestik belum cukup akan masuk ke BUMN. ini bagian membantu," tegas dia.

Menurutnya, berkurangnya permintaan akan komoditi ikan diakibatkan oleh terganggunya ekonomi konsumen setelah berbagai operasional bisnis terganggu. Misalnya bisnis restoran yang merugi hingga tutupnya bisnis penginapan atau hotel.

Advertisement

Beruntung, sejak tiga pekan terakhir Pemerintah kembali membuka ekspor ikan ke sejumlah negara mitra dagang. Ekspor akan terus dilakukan untuk mengurangi kelebihan stok nasional dan meningkatkan pendapatan negara di tengah pandemi yang kian meluas.

Baca juga:
Harga Produk Perikanan Anjlok 50 Persen Bikin Pendapatan Nelayan Turun
13 Jenis Ikan Koi Terpopuler yang Paling Dicari dan Bercorak Indah
4 Jenis Ikan Cupang Mahal yang Cocok untuk Dipelihara, Wajib Punya
7 Macam Ikan Hias yang Unik dan Cantik, Mudah Dipelihara di Rumah
Menteri Erick Thohir Tugaskan Perindo Serap 3.000 Ton Ikan Nelayan per Bulan
Nestapa ABK RI, Pendidikan Rendah Buat Mudah Tergiur Iming-Iming Gaji Tinggi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.