LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Fokus Pantau Dampak Virus Corona di Sektor Perdagangan, Ini Alasannya

Dampak dari virus corina harus terus diperhatikan lantaran bersumber dari China yang merupakan partner dagang utama Indonesia.

2020-02-13 15:32:38
Virus Corona
Advertisement

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menegaskan bahwa pemerintah bakal terus fokus memantau dampak penyebaran virus corona pada sektor perdagangan. Menurutnya, dampak dari virus corona harus terus diperhatikan lantaran bersumber dari China yang merupakan partner dagang utama Indonesia.

"China adalah partner utama kita, jadi kita harus perhatikan secara serius. Kita lihat bagaimana pertumbuhan ekonomi China yang akan terjadi pada kuartal pertama ini," ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/2).

Dia tak memungkiri jika penyebaran virus corona pasti akan membawa pengaruh terhadap sektor perdagangan, baik dalam skala global maupun nasional.

Advertisement

"Tentu kita akan perhatikan terus. Kalau perdagangan memang akan ada dampaknya. Kita lihat saja nanti efeknya bagaimana," tegas dia.

China Buka Puluhan Ribu Lowongan Kerja

Pemerintah China sendiri kini membuka puluhan ribu lowongan kerja demi kembali memulihkan kondisi perekonomian negara yang terpukul akibat wabah virus corona. Beberapa perusahaan besar di China diketahui menawarkan lowongan kerja.

Advertisement

Salah satunya JD.com, perusahaan e-commerce yang berjanji membuka lebih dari 20 ribu lowongan kerja untuk beberapa posisi seperti pekerja gudang, kurir, dan supir. Jaringan supermarket JD.com, 7FRESH juga bakal mencari karyawan dari restoran, hotel, bioskop, dan gerai ritel yang ditutup sementara.

JD Daojia, sebuah layanan online yang memasok bahan makanan dan produk segar untuk supermarket seperti Walmart dan Aldi juga diketahui akan merekrut sekitar 5.000 pekerja. Mereka akan ditempatkan untuk membantu mengemas pesanan.

Tak mau kalah, Alibaba mengumumkan rencana serupa. Yakni dengan memperkenalkan skema pembagian karyawan yang bekerja di perhotelan, rumah makan, bioskop, department store, dan berbagai bisnis lainnya untuk menemukan pekerjaan sementara di perusahaan.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.