Pemerintah Dorong TKDN Industri Otomotif Capai 70 Persen
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Harjanto mengatakan, paling tidak pabrikan otomotif di dalam negeri mampu memproduksi dengan menggunakan komponen dalam negeri mencapai 70 persen. Sehingga, dapat menekan beberapa komponen yang selama ini masih impor.
Pemerintah terus mendorong agar industri otomotif di Indonesia dapat menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 50 persen. Dengan demikian, mobil-mobil tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah tinggi terhadap perekonomian nasional.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Harjanto mengatakan, paling tidak pabrikan otomotif di dalam negeri mampu memproduksi dengan menggunakan komponen dalam negeri mencapai 70 persen. Sehingga, dapat menekan beberapa komponen yang selama ini masih impor.
"Iya kita harapkan begitu (mencapai 70 persen). Karena kalau 100 tidak mungkin," kata Harjanto saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/8).
Harjanto mengatakan, pada prinsipnya dalam mengembangkan sebuah industri harus mengedepankan prinsip efisiensi. Oleh karenanya, pihaknya menekankan agar industri otomotif nasional dapat menggunakan komponen dalam negeri untuk memproduksi kendaraan roda empat.
"Di negara manapun orang bikin Airbus tidak semua komponennya di buat di Eropa itu kan dari mana-mana. Nah yang ada potensi dalam negeri dan bisa didorong harganya kompetitif kualitas bisa masuk ya mereka akan pakai dalam negeri," jelas dia.
Harjanto menambahkan beberapa komponen dalam negeri yang bisa ditingkatkan di Indonesia sendiri sudah cukup banyak. Seperti misalnya komponen sasis, body part mobil, hingga komponen universal lainnya seperti batrai.
"Engine juga sedang di proses perlu sentuhan tambahan teknologi," tandasnya.
Baca juga:
Soal Blok Masela, Jokowi Pastikan Tenaga Kerja dan Produk Indonesia Mendominasi
Pemerintah Tetapkan Aturan TKDN 20 Persen Produk TV Digital dkk
2019, Pemerintah Targetkan Penerapan TKDN dapat Hemat Devisa USD 2 Miliar
Wapres JK Terus Pantau dan Genjot Penggunaan TKDN Dalam Proyek Strategis Nasional
Menko Luhut Gelar Rapat Bahas Penerapan TKDN
Pengusaha tak keberatan rencana aturan penggunaan konten lokal
ESDM ingin turunkan ketergantungan penggunaan barang impor oleh Freeport