LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Dorong PT Dirgantara Indonesia Kembangkan Pesawat Komersial

Sebagai contoh,pesawat Nutarnio alias N-219 diharapkan tidak hanya diproduksi untuk keperluan militer, tapi juga untuk komersial. Pesawat-pesawat tersebut tentu akan menjadi andalan sebagai moda transportasi ke daerah terpencil.

2019-02-06 19:51:08
PT Dirgantara Indonesia
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mendorong PT Dirgantara Indonesia (PT DI) untuk mulai mengembangkan pesawat-pesawat komersial.

Sebagai contoh,pesawat Nutarnio alias N-219 diharapkan tidak hanya diproduksi untuk keperluan militer, tapi juga untuk komersial. Pesawat-pesawat tersebut tentu akan menjadi andalan sebagai moda transportasi ke daerah terpencil.

"Kita lagi bicarakan dengan Pak Menteri Bappenas, kita mau Nurtanio itu PT DI itu jangan bicara untuk pesanan TNI saja tapi juga komersial juga, misal 219 sama amphibious (salah satu versi N-219) juga kita bisa produksi," kata dia saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (6/2).

Advertisement

"Karena market kita besar kelas menengah kita meningkat maka itu bisa dilakukan," lanjut Luhut.

Selain itu, pemerintah juga mendukung pengembangan pesawat N-245. Pesawat N-245 adalah salah satu pesawat penumpang sipil yang juga merupakan pengembangan dari CN-235. N-245 dikembangkan agar memiliki kapasitas penumpang yang lebih besar dibandingkan CN-235

"Misalnya pengembangan CN-235 jadi N-245, supaya nanti komersial, jangan versi militer seperti itu," jelasnya.

Advertisement

Karena itulah diperlukan perluasan pabrik pesawat. Menurut dia perluasan pabrik menjadi opsi yang diambil karena lebih murah daripada membangun pabrik baru. "Kita jangan mulai dari nol kan terlalu mahal. N-219 itu kan sudah mungkin daerah Papua dan daerah kecil kita yang lain, lalu amphibious kita kan sekarang butuh pariwisata yang tersudut. Macam di pulau Moyo lah, di Labuan Bajo lah. Saya kira bagus sekali itu," tandasnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.