LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah andalkan swasta atasi backlog perumahan

Kementerian PUPR telah menyiapkan beberapa program untuk mengatasi beban backlog perumahan. Salah satunya dengan bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk berpartisipasi menyiapkan hunian layak huni, khususnya bagi para MBR.

2018-04-24 14:36:30
Kementerian PUPR
Advertisement

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Khalawi Abdul Hamid menegaskan, pihaknya telah menyiapkan beberapa program untuk mengatasi beban backlog perumahan yang pada 2015 lalu terhitung sebesar 11,4 juta unit.

Seperti menekan jumlah masyarakat yang tidak memiliki rumah dari 13,4 juta jadi 11 juta, serta meminimalisir angka rumah tak layak huni dari 7 juta unit menjadi 5 juta unit. Selain itu, pemerintah pun akan mendirikan sekitar 13.500 rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

"Pak Basuki (Hadimuljono, Menteri PUPR) dan Presiden (Jokowi) menekankan, per tahun minimal 1 juta rumah baru terbangun. Kita juga membantu masyarakat, mulai dari membangun gedung yang bagus, menyediakan fasilitasnya, jadi sudah siap huni," tuturnya di Rusun Sewa Lansia di Cibubur, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Advertisement

Menurutnya, minimnya anggaran yang dimiliki pemerintah untuk mengatasi permasalahan backlog perumahan itu akan coba disiasati dengan meminta bantuan dari pihak swasta. Oleh karena itu, pemerintah akan bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk berpartisipasi menyiapkan hunian layak huni, khususnya bagi para MBR.

Untuk itu, Kementerian PUPR mendorong para pengembang besar sektor perumahan pada saat perhelatan REI Mega Expo 2018 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta kemarin. Hasilnya, ada 25 pengembang besar yang siap bantu pemerintah mengatasi permasalahan backlog perumahan tersebut.

"Insya Allah dengan KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha), kemudian diprogramkan 13 kota baru mandiri, kalau itu jalan, Insya Allah bisa (mengatasi beban backlog perumahan)," ujar dia.

Advertisement

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
PUPR resmikan rusunawa untuk para lansia di pinggiran Jakarta
Potret kumuh permukiman di kolong tol Tanjung Priok
BTN janji turunkan bunga KPR non-subsidi ke 9 persen
BUMN siapkan skema pembiayaan kredit rumah untuk PNS, TNI dan Polri
Di REI Mega Expo, pengembang di Cimanggis ini tawarkan DP 0 persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.