Pemerintah ancam penjarakan pelaku curang tes seleksi CPNS
Pemerintah ancam penjarakan pelaku curang tes seleksi CPNS. Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Banten perketat tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pihaknya menerapkan pemeriksaan berlapis guna menghindari aksi perjokian saat tes berlangsung.
Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Banten perketat tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pihaknya menerapkan pemeriksaan berlapis guna menghindari aksi perjokian saat tes berlangsung.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Banten, Ajub Suratman memastikan akan bertindak tegas jika menemukan adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh peserta tes seleksi CPNS. Pemerintah akan mempidanakan sang joki dan menggugurkan peserta CPNS.
"Kalau ada kecurangan kita tindak hari itu juga. Misalnya ada joki, kita akan pidanakan jokinya dan peserta akan kita gugurkan," ucap Kepala Kanwil Kemenkum HAM Banten, Ajub Suratman, di hotel Olive Karawaci, Kota Tangerang, Senin (25/9).
Maka dari itu, pemeriksaan berlapis guna mengantisipasi adanya perjokian juga dia terapkan. "Kami lakukan pemeriksaan berlapis, kami periksa identitas peserta, kartu peserta dan kami cocokan," kata dia.
Pihaknya mengaku, dalam tes Kecakapan Dasar yang diikuti oleh 4.957 peserta calon sipir dan pengamanan lapas dan rutan kali ini, akan dilakukan secara bertahap.
Setiap harinya hanya akan ada 1.000 peserta yang dibagi ke dalam 5 sesi tes. Setiap sesi diikuti 200 peserta selama 90 menit. Tahapan seleksi CPNS calon sipir di wilayah Provinsi Banten ini akan berlangsung selama 5 hari hingga Jumat (29/9).
Baca juga:
Ribuan lulusan SMA ikut tes PNS profesi sipir di Kemenkum HAM
Jumlah pelamar CPNS sudah tembus 930.159 dari 17.928 formasi tersedia
5 Syarat kocak di rekrutmen CPNS periode II, dijamin bikin ngakak
Ombudsman puji perbaikan sistem rekrutmen CPNS tingkatkan kepercayaan masyarakat
Ditjen Dukcapil terima 5.644 keluhan selama pendaftaran CPNS tahap II
Per Senin, pelamar CPNS periode II capai 605.710 orang
4 Cerita miris tenaga honorer RI yang bermimpi jadi PNS