Pemerintah akan bangun bandara baru di Mandailing Natal
Bandara tersebut rencananya akan diberi nama Bandara Jenderal TNI (Purn) Abdul Haris Nasution. Bandara itu diharapkan akan mendorong kemajuan dan pengembangan wilayah Madina.
Pemerintah berencana membangun bandara baru di Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Kehadiran bandara ini dipercaya akan mendorong perekonomian daerah itu.
"Bandara tersebut rencananya akan diberi nama Bandara Jenderal TNI (Purn) Abdul Haris Nasution. Bandara itu diharapkan akan mendorong kemajuan dan pengembangan wilayah Madina," ujar Gubernur Sumut HT Erry Nuradi seperti ditulis Antara Medan, Sabtu (23/12).
Dia mengatakan itu usai pulang dari penandatanganan prasasti dimulainya pembangunan bandara di Bukit Malintang itu dan sejumlah kegiatan lainnya.
Menurut Erry, untuk mendukung pembangunan bandara itu, pemerintah Provinsi Sumut sudah menghibahkan lahan seluas 24,87 hektare, dan diharapkan pemerintah bisa membebaskan lahan seluas 75,62 hektare milik masyarakat mengingat lahan yang dibutuhkan seluas 100,49 hektare.
Direncanakan panjang runway atau landasan pacu bandara itu sepanjang 2,5 kilometer sehingga bisa didarati pesawat berbadan lebar sekelas Boeing.
"Dengan dimulainya pembangunan bandara di Bukit Malintang itu diharapkan bandara tersebut benar-benar terwujud sehingga perekonomian masyarakat di kawasan itu meningkat," katanya.
Potensi Madina cukup besar dengan antara lain hasil perkebunan yang cukup banyak dan wilayahnya yang berdekatan dengan Sumatera Barat.
"Dengan adanya bandara di Madina, maka perdagangan dan termasuk kunjungan wisatawan ke daerah itu diharapkan meningkat sehingga otomatis mendorong perekonomian masyarakat," katanya.
Baca juga:
Pembangunan Bandara Jawa Barat mencapai 80 persen
Wakatobi bakal punya bandara internasional
3 Tahun Jokowi-JK, 7 dari target 15 bandara terbangun
Kurangi antrean pesawat, landasan pacu ketiga Bandara Soetta dibangun tahun depan
Kereta bandara Padang Rp 300 miliar siap dioperasikan di 2018