LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pembiayaan UMKM LPEI Capai Rp14,1 T per 31 Desember 2020, Didominasi Jawa

Kepala Divisi Advisory Services LPEI, Gerald Grisanto, mengatakan portofolio pembiayaan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat ini hanya sebesar 16 persen. Oleh sebab itu, sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, porsi pembiayaan untuk UMKM itu akan ditingkatkan mencapai 30 persen sampai 2025.

2021-04-20 13:32:13
LPEI
Advertisement

Kepala Divisi Advisory Services Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Gerald Grisanto, mengatakan portofolio pembiayaan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat ini hanya sebesar 16 persen. Oleh sebab itu, sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, porsi pembiayaan untuk UMKM itu akan ditingkatkan mencapai 30 persen sampai 2025.

"Arahan dari Menteri Keuangan bahwa tahun 2020 dan 2021 sampai 2025, portofolio pembiayaan UMKM LPEI diminta tumbuh sampai dengan 30 persen," tutur Gerald dalam konferensi 500K Eksportir Baru "Memacu Ekspor UMKM" pada Selasa (20/4).

Sebaran pembiayaan UMKM dari LPEI saat ini sudah merata ke seluruh Indonesia. Totalnya per 31 Desember 2020 sebesar Rp 14,1 triliun di 27 provinsi.

Advertisement

"Tapi dari nilai Pulau Jawa masih mendominasi jumlah pembiayaan yang diberikan," sambung Gerald.

Di Pulau Jawa mencakup wilayah Banten senilai Rp 560 miliar, DKI Jakarta Rp 1,86 triliun, Jawa Barat Rp 1,56 triliun, Jawa Tengah Ep 1,74 triliun, dan yang terbesar di Jawa Timur Rp 5,48 triliun.

Advertisement

Selanjutnya

Portofolio LPEI saat ini masih didominasi oleh korporasi. Dia pun menilai saat ini merupakan momentum tepat bagi UMKM untuk melakukan ekspor. Menurutnya, ekspor UMKM ini selalu mendapatkan dukungan dari pemerintah.

"Disiapkan juga dengan fasilitas-fasilitas pembiayaan, supaya UMKM ini ekspornya benar-benar dapat terealisasi," tutur Gerald.

Pencapaian LPEI selama periode 2015 hingga 2020 antara lain menciptakan 60 eksportir baru. Sementara itu, pemerintah berharap bisa menciptakan 500.000 eksportir baru sampai 2030.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.