LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pembiayaan Investasi Capai Rp96,6 Triliun per Oktober 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat, realisasi pembiayaan investasi telah mencapai Rp96,6 triliun hingga 31 Oktober 2021, atau 52,4 persen dari target APBN yang sebesar Rp184,5 triliun. Angka ini tumbuh 234,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp28,9 triliun.

2021-11-25 20:14:26
APBN
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat, realisasi pembiayaan investasi telah mencapai Rp96,6 triliun hingga 31 Oktober 2021, atau 52,4 persen dari target APBN yang sebesar Rp184,5 triliun. Angka ini tumbuh 234,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp28,9 triliun.

"Pembiayaan investasi mengalami lonjakan yang sangat tinggi karena beberapa terutama BUMN yang perlu mendapatkan perhatian selain pembiayaan investasi di dana abadi yang dilakukan pemerintah," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa November 2021 di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (25/11).

Pembiayaan investasi tersebut diberikan untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) senilai Rp20 triliun, Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Rp20 triliun, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Rp16,62 triliun, dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rp11,12 triliun.

Advertisement

"Untuk BPUI diberikan agar bisa menyelesaikan permasalahan Jiwasraya dan LMAN diberikan untuk pembebasan lahan proyek strategis nasional," ungkap Sri Mulyani.

Pembiayaan investasi juga telah diberikan kepada PT Hutama Karya Rp6,21 triliun, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp5 triliun, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Rp2,25 triliun, dan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Rp2 triliun.

Kemudian, untuk PT PAL Indonesia Rp1,28 triliun, PT Pelindo III Rp1,2 triliun, serta PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Rp980 miliar, serta melalui pinjaman ke daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp10 triliun.

Advertisement

Pencairan alokasi pembiayaan investasi dilakukan berdasarkan analisis kinerja dan urgensi. Adapun untuk bulan Oktober 2021 saja, realisasi pembiayaan investasi tercatat Rp21,5 triliun yang diberikan kepada PT BPUI Rp20 triliun dan PPDPP Rp1,5 triliun.

Baca juga:
Per Oktober 2021, Realisasi Belanja Kesehatan Capai Rp202 Triliun
Per Oktober, Belanja Negara Tumbuh 0,8 Persen Capai Rp2.058,9 T
Kemendagri: Dana Pemda Mengendap di Bank Bukan Mau Dapat Bunga, tapi Menunggu Tagihan
Genjot Realisasi Investasi, Menteri Bahlil Minta Menkeu Tambah Anggaran DAK DPMPTSP
Kehadiran UU HKPD Bakal Tingkatkan Rasio Pajak Daerah
Anggota DPR Sebut RUU HKPD Berpotensi Buat Utang Pemerintah Membengkak

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.