Pembangunan Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru 9,2 Persen
Tumiyana menambahkan, perkembangan atau progres pembebasan lahan sudah menyentuh 94 persen. Adapun sisanya 6 persen merupakan proses fasos dan fasum.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencatat bahwa konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) telah mencapai 9,2 persen sampai dengan akhir bulan lalu. Perusahaan menargetkan pembangunan KCJB mencapai 55 persen pada tahun ini.
"Kereta cepat itu sekarang progresnya 8 hampir 9,2 persen. Sampai akhir bulan lalu 9,2 persen," ujar Direktur Utama WIKA, Tumiyana di Jakarta Timur, Senin (25/3).
Tumiyana menambahkan, perkembangan atau progres pembebasan lahan sudah menyentuh 94 persen. Adapun sisanya 6 persen merupakan proses fasos dan fasum.
"Kita pembebasan tanahnya sudah 94 persen. Sekarang sisa yang 6 persen itu adalah fasos dan fasum. Tapi kita coba forecast mudah-mudahan tanahnya bisa rampung sampai dengan awal Juni ini," kata dia.
Dia menegaskan, sampai dengan hari ini pekerjaan proyek KCJB masih berlangsung terus (on track).
"Insya Allah sampai saat ini engga ada kendala, masih on track. Tanah kalau sudah rampung berarti tinggal fisiknya. Itu yang sisa 6 persen bukan berarti bisa speed up pekerjaan. Karena itu spot-spot kecil urusan fasos dan fasum yang kena jalur kereta sehingga kita pindahin satu-satu," pungkasnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
5 Infrastruktur di Indonesia Diklaim Jadi yang Terbaik Hingga Se-ASEAN
Jawa Barat Bakal Punya Kereta Cepat Pertama se-ASEAN di 2021
Wijaya Karya Target Pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung Capai 55 Persen di 2019
Mesin Bor Raksasa Tiba, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dikebut
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Masuk Tahap Studi Kelayakan
Pengusaha Keberatan Terima Uang Ganti Rugi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung