Pembangunan Jalur Kereta Bandara Solo Masih Terkendala Pembebasan Lahan
Sedikitnya 10 lahan milik warga di Kecamatan Ngemplak Boyolali belum berhasil dibebaskan. Sehingga target pengoperasian kereta api yang menghubungkan Bandara Internasional Adi Soemarmo dengan Stasiun Solo Balapan tahun ini belum bisa dipastikan.
Pembangunan jalur kereta api (KA) Bandara Solo hingga saat ini masih menemui kendala. Sedikitnya 10 lahan milik warga di Kecamatan Ngemplak Boyolali belum berhasil dibebaskan. Sehingga target pengoperasian kereta api yang menghubungkan Bandara Internasional Adi Soemarmo dengan Stasiun Solo Balapan tahun ini belum bisa dipastikan.
"Ada kendala pengadaan lahan di Donohudan, Kabupaten Boyolali. Ada warga yang memang prosesnya sekarang sedang konsinyasi di pengadilan. Ada sekitar bidang 10 lahan yang sedang diproses konsinyasi," ujar Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah Arif Sudiyatmoko, di Solo, Selasa (20/8).
Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan pemasangan struktur bawah rel, sedangkan untuk rel, baru dalam proses. "Kita masih optimis KA Bandara beroperasi tahun ini," tandasnya.
Sementara itu untuk pembangunan sarana pendukung lainnya, seperti stasiun maupun peron juga dalam proses. Untuk Peron atau ruang tunggu di Solo Balapan yang dibangun PT KAI sedang dalam proses akhir. Sedangkan untuk Stasiun Bandara Adi Soemarmo sudah rampung sejak akhir 2018 lalu.
"Stasiun yang di Kadipiro dibangun oleh Balai Teknik Perkeretaapian sedangkan yang di Bandara Adi Soemarmo oleh PT Angkasa Pura," katanya.
Baca juga:
KAI Resmi Operasikan Jalur Ganda Solo-Kedung Banteng
Bangun 11 Proyek Infrastruktur, Pemerintah Incar Dana Swasta dan BUMN Rp 19 Triliun
Meski Merugi, 5 Proyek Ini Diyakini Bangkitkan Penggunaan Transportasi Publik
Fadli Zon Sebut Ibu Kota Baru Seharusnya Pindah Ke Jonggol
4 Kritik Pedas Wapres Jusuf Kalla Terkait Kondisi Ekonomi Indonesia
Menhub Budi Bakal Resmikan Stasiun Telaga Murni Bareng Boy William dan Farah Han