Pemanfaatan Teknologi Sangat Penting untuk Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah
kondisi pandemi memaksa pemerintah bekerja ekstra keras untuk mencari jalan keluar dark dampak terbesar yang dirasakan akibat virus tersebut
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengatakan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air harus disertai dengan pengembangan teknologi digital. Sebab, untuk mendukung seluruh aktivitas ekonomi dan keuangan syariah, pelaku ekonomi syariah harus menyesuaikan diri dengan kondisi perkembangan terkini.
"Sehingga pemanfaatan teknologi digital dan transaksi online menjadi mutlak diperlukan," kata dia saat membuka gelarana cara International Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 yang dilakukan secara virtual, di Jakarta, Jumat (7/8).
Wapres Ma'ruf Amin melanjutkan, pada saat yang bersamaan, ketika pemerintah sedang bergeliat untuk mengembangkan ekonomi syariah, Indonesia berhadapan dengan pandemi global covid-19 yang menyerang hampir semua negara di dunia. Sehingga memaksa pemerintah bekerja ekstra keras untuk mencari jalan keluar dark dampak terbesar yang dirasakan akibat virus tersebut.
"Kita rasakan saat ini akibat pandemi covid 19 adalah meningkatnya beban masyarakat dan melambatnya gerak roda perekonomian untuk itu pemerintah telah berupaya melakukan berbagai inisiatif untuk mengatasi persoalan mendasar tersebut," kata dia.
Selain meningkatnya beban masyarakat dan dampak ekonomi yang luas, pandemi Covid-19 juga telah memaksa pemerintah untuk berubah dan beradaptasi. Sebagai contoh, saat ini masyarakat terbiasa bekerja dari rumah. Penyelenggaraan pertemuan rapat dan ceramah juga dilakukan melalui saluran aplikasi daring dan perubahan besar juga terjadi di lingkungan pemerintahan, di mana sebagian penyelenggaraan pemerintahan dan negara dijalankan dengan menggunakan teknologi komunikasi jarak jauh.
Perubahan Sektor Lain
Tak sampai di situ, di bidang pendidikan juga terjadi perubahan dalam proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh menggunakan aplikasi daring. Dari sisi aktivitas ekonomi perubahan juga tidak bisa dihindari. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah perubahan kebiasaan berbelanja kebutuhan pokok secara daring atau melalui jejaring sosial media.
"Berbagai kegiatan ekonomi saat ini dilakukan secara daring dan memanfaatkan teknologi internet. Bila kita ingin bertahan dan berkelanjutan menurut saya pandemi covid 19 dengan segala dampaknya harus diikuti dengan perubahan mendasar bagi pelaku ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terkait dengan hal tersebut," tandas dia.