Pelaku pariwisata raup untung di libur Lebaran 2018
"Waktu libur lebaran kali ini sampai 10 hari, membuat semua objek wisata baik alam maupun buatan ramai dikunjungi pengunjung."
Libur lebaran yang cukup panjang tahun ini memberikan keuntungan bagi pelaku usaha yang bergelut sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Waktu libur lebaran kali ini sampai 10 hari, membuat semua objek wisata baik alam maupun buatan ramai dikunjungi pengunjung," kata Ketua PHRI Sulawesi Utara (Sulut), Jhonny Lieke seperti ditulis Antara Manado, Rabu (13/6).
Jhonny mengakui pengunjung pariwisata di daerah tersebut paling banyak masyarakat lokal, karena jika berharap dari wisatawan domestik atau mancanegara sangat kecil.
Jika masyarakat banyak mencari lokasi wisata untuk berlibur, maka ini peluang baik untuk para pedagang, pelaku bisnis lainnya untuk meraup rezeki.
"Karena masyarakat akan mengeluarkan dana lebih untuk belanja," jelasnya.
Penjual di lokasi wisata, pengemudi taksi, penjual suvenir akan diuntungkan dengan mendapat pendapatan lebih dari biasanya.
Para pengusaha, katanya, akan mendapatkan keuntungan dan membayar pajak, dan hasil dari pajak tersebut untuk kesejahteraan masyarakat seperti membangun jalan dan tempat umum lainnya.
Untuk masalah keamanan, polisi pariwisata sudah dibentuk untuk menjamin keamanan agar minat masyarakat berwisata di Manado semakin tinggi.
Libur lebaran tahun 2018 ini sejak tanggal 11-20 Juni, yakni waktu yang cukup panjang untuk mengunjungi wisata alam, wisata kuliner dan pegunungan dan sebagainya.
Baca juga:
Wijaya Karya dan ITDC kolaborasi bangun 'Nusa Dua' baru di Bali Utara
17 Wisata Surabaya Lengkap, Terbaru, dan Hits di 2018
Kemenhub larang maskapai Polandia angkut penumpang dari Indonesia
Kemenpar sebut pariwisata Indonesia makin diminati investor asing
April 2018, BPS catat jumlah turis kunjungi Indonesia capai 1,30 juta