LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pelaku Bisnis Indonesia Paling Optimis se-Dunia Menghadapi Gejolak Ekonomi 2023

Tercatat, sebanyak 76 persen pelaku bisnis di Tanah Air optimis bahwa kondisi ekonomi Indonesia akan meningkat selama tahun 2023. Angka ini menempatkan pelaku bisnis Indonesia di peringkat 1 secara global, diikuti Vietnam (75 persen) dan Uni Emirat Arab (74 persen).

2023-03-02 13:43:31
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Hasil riset International Business Report (IBR) Grant Thornton melaporkan bahwa pelaku bisnis Indonesia menjadi paling optimis se-dunia menghadapi 2023. Meskipun, pada tahun ini ekonomi dunia dibayangi resesi global.

Tercatat, sebanyak 76 persen pelaku bisnis di Tanah Air optimis bahwa kondisi ekonomi Indonesia akan meningkat selama tahun 2023. Angka ini menempatkan pelaku bisnis Indonesia di peringkat 1 secara global, diikuti Vietnam (75 persen) dan Uni Emirat Arab (74 persen).

"Kabar positif tersebut tentu membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia dalam menghadapi tahun 2023," kata CEO Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/3).

Advertisement

Optimisme pelaku bisnis Indonesia tersebut didukung oleh dua hal utama yang berkaitan dengan pendapatan dan harga jual. Pertama, pelaku bisnis di Indonesia juga tercatat memiliki ekspektasi paling tinggi sedunia untuk kenaikan pendapatan (revenue) mereka di tahun 2023 yang diyakini oleh 84 persen dari responden.

Kedua, 72 persen dari pelaku usaha juga masih cukup berani untuk menaikkan harga jual produk mereka di tahun ini. Meskipun, ancaman resesi global masih terus menghantui.

Advertisement

"Bahkan, sebanyak 74 persen pelaku bisnis Indonesia juga akan fokus untuk melakukan investasi di bidang teknologi dan juga menyelenggarakan berbagai program guna mempersiapkan tenaga kerja berkualitas," ucapnya.

Sebuah catatan menarik juga terlihat saat Indonesia mendominasi jawaban pelaku usaha India terkait negara yang diyakini akan memiliki pertumbuhan tertinggi untuk pasar non-domestik mereka.

Hal ini sejalan dengan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia yang menyebutkan volume perdagangan kedua negara pada periode Januari hingga Juni 2022 menyentuh sekitar USD 16,6 miliar atau naik 81 persen dari periode sama tahun sebelumnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.