LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pelabuhan Kuala Tanjung Tekan Biaya dan Waktu Ekspor

Beroperasinya Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) diharapkan mampu menekan biaya dan waktu perjalanan komoditas yang diekspor dari Sumatera Utara. Hal ini lantaran komoditas tersebut bisa langsung dikapalkan langsung ke negara tujuan tanpa harus transit di Singapura atau Port Klang di Malaysia.

2018-12-27 15:33:42
Pelabuhan
Advertisement

Beroperasinya Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) diharapkan mampu menekan biaya dan waktu perjalanan komoditas yang diekspor dari Sumatera Utara. Hal ini lantaran komoditas tersebut bisa langsung dikapalkan langsung ke negara tujuan tanpa harus transit di Singapura atau Port Klang di Malaysia.

Pewakilan dari Wan Hai Lines, Hendry Kesuma mengatakan, sebagai perusahaan pelayaran yang biasa melayani kegiatan ekspor impor, pihaknya mengaku senang dengan beroperasinya KTMT untuk kapal-kapal dengan tujuan internasional.

"Harapan kita pertama kita bangga dengan keberadaan Kuala Tanjung, ini merupakan pelabuhan terbesar di sisi Barat Indonesia, merupakan kebanggaan bagi Sumut. Kami selaku perwakilan Wan Hai Lines, kami ingin mencoba berpartisipasi dalam membantu transport pengiriman barang dari Kuala Tanjung langsung ke negara tujuan sehingga bisa meningkatkan efisiensi waktu dan biaya," ujar dia di KTMT, Sumatera Utara, Kamis (27/12).

Advertisement

Efisiensi waktu yang dimaksud, lanjut Hendry, ialah jika sebelumnya mengirim barang dari Pelabuhan Belawan ke Shanghai memakan waktu 12 hari, namun dari KTMT hanya membutuhkan waktu 8 hari.

"Efisiensi waktu tentu paling contoh kalau pengapalan dari Kuala Tanjung ke Shanghai bila dikapalkan dari belawan paling cepat 12 hari. Kalau dari sini Kuala Tanjung hanya sekitar 8 hari. Tidak transit lagi di Singapura, walaupun ada berenti tapi tidak transit lagi," kata dia.

Sementara dari sisi biaya, pengiriman barang ke KTMT juga mampu menghemat biaya ekspor-impor hingga USD 300 per kontainer. Sebab, biasanya harus melalui Singapura maupun Port Klang.
‎
"Efisiensi biaya untuk yang kargo tujuan yang jauh kapal yang masuk ini kan ada tujuan ke India juga. Tentu dari sisi biaya ada untuk impor, impor juga sebelumnya harus melalui Port Klang atau Singapura, sekarang bisa langsung ke sini tentu biaya transit USD 200-USD 300 per kontainer bisa dihemat," ungkap dia.

Advertisement

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)‎ Bambang Eka Cahyana. "Kami berharap, kegiatan perdana ekspor melalui layanan direct call intra Asia (di KTMT) akan mampu meningkatkan efisiensi waktu pengiriman dan biaya logistik sehingga mampu meningkatkan daya saing produk ekspor nasional," tandas dia.

Baca juga:
Lakukan Ekspor Perdana, Pelabuhan Kuala Tanjung Target Layani 600 Kontainer/Minggu
Kementerian Perhubungan Segera Modernisasi Pelabuhan Muara Angke
Pemerintah Bakal Gandeng Swasta Garap 7 Pelabuhan Ini
Pelindo I Targetkan Pelabuhan Kuala Tanjung Beroperasi Januari 2019
Kemenhub Siap Hadapi Kenaikan Jumlah Kendaraan Lintas Penyeberangan Merak-Bakauheni
Menanti Wajah Baru Pelabuhan Indonesia
Pelindo 1 Bakal Sulap 3 Pelabuhan Layaknya Bandara

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.