Pelabuhan Batu Ampar di Batam bakal dikelola dua perusahaan BUMN
Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya mengatakan, kerja sama bisnis ini dilatarbelakangi keinginan untuk merealisasikan potensi bisnis penyediaan jasa kepelabuhanan yang bertaraf internasional dengan dukungan captive market di Batam.
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menggandeng Pelindo I untuk kerja sama dalam operasi pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar, Batam.
Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya mengatakan, kerja sama bisnis ini dilatarbelakangi keinginan untuk merealisasikan potensi bisnis penyediaan jasa kepelabuhanan yang bertaraf internasional dengan dukungan captive market di Batam.
"Batam sebagai lokasi yang sangat strategis karena terletak dalam jalur pelayaran internasional dengan salah satu rute tersibuk di antara Selat Malaka dan Singapura," kata Elvyn, di Kawasan Cikini, Jakarta, Jumat (8/6).
Batam telah dikembangkan selama ini sebagai kawasan industri, transhipment dan daerah pariwisata, yang mana 90 persen dari barang-barang dipastikan melalui pelabuhan di Batam.
"Dan bagi Batam kolaborasi antara dua pengelola pelabuhan terbesar di Indonesia ini diharapkan dapat diterima oleh BP Batam sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kepelabuhanan di Batam khususnya Pelabuhan Batu Ampar, baik dari sisi pengelolaannya maupun untuk strategi bisnis ke depannya," ujarnya.
Sebagai tahap awal, kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. MoU ini dimaksudkan sebagai pedoman dan persiapan untuk melaksanakan penyiapan kerja sama operasi pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar beserta area pendukungnya di Batam.
"MoU ini Juga bertujuan untuk mensinergikan sumber daya yang dimiliki masing masing pihak dalam rangka melakukan kerjasama dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan dan saling menguntungkan. Kerjasama ini akan menjadi sinergi bisnis BUMN pelabuhan yang menguntungkan."
Baca juga:
Pelindo gelar mudik gratis, 4.500 penumpang kapal diantar sampai daerah tujuan
Lewat Home Terminal, masyarakat bisa pesan jasa kepelabuhanan melalui aplikasi
Terbitkan obligasi, Pelindo IV incar dana segar Rp 3 triliun
Lepas ekspor gunakan kapal raksasa, Jokowi yakin RI akan jadi jalur perdagangan dunia
Genjot transaksi non tunai, BRI dan Pelindo III luncurkan E-Port Card