LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pedagang pasar protes kerap dituding picu kenaikan harga pangan

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Muhammad Maulana protes karena pedagang pasar kerap dituding memainkan harga bahan pokok sehingga memicu kenaikan. Menurutnya, faktor penyebab kenaikan harga di luar kehendak pedagang.

2018-08-14 12:33:17
Pasar
Advertisement

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Muhammad Maulana protes karena pedagang pasar kerap dituding memainkan harga bahan pokok sehingga memicu kenaikan. Menurutnya, faktor penyebab kenaikan harga di luar kehendak pedagang.

Dia menegaskan, pedagang pasar berada di posisi paling akhir dalam tata niaga, sehingga harga yang ditetapkan pedagang pasar dilatarbelakangi penetapan harga pada mata rantai sebelumnya.

‎"Yang dicecar biasanya mau Lebaran, natal kalau ada kenaikan bahan pokok yang disalahkan pedagang pasar memainkan harga, padahal Pedagang pasar di ujung‎‎," kata Maulana, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (14/8).

Advertisement

Dia menilai, pemicu kenaikan harga disebabkan beberapa hal, seperti on-farm yaitu jadwal tanam yang tidak terjadwal, sehingga terjadi kelebihan dan kekurangan pasokan pada momen tertentu.

Selain itu, juga permasalahan off-farm, yaitu proses pengemasan komoditas yang belum tertata, hal ini membuat bahan pokok khususnya sayuran dan buah mengalami kerusakan dalam proses distribusi.‎ Untuk mengatasi permasalahan ini dibutuhkan pengetahuan bagi petani.

‎"Perlu pendidikan atau pengetahuan petani dalam pengemasan. Minimnya pengetahuan pengemasan, bahan pokok,misal sayuran busuk. Petani susah-susah tanamnya eh hampir 30 persen di jalan rusak," tuturnya.

Advertisement

Maulana menambahkan, masalah rantai distribusi juga menjadi salah satu masalah yang rumit. Selain itu, banyak inefisiensi sehingga terjadi disparitas harga pangan yang menyebabkan margin harga menjadi tinggi.

"Pemerintah perlu mempersingkat rantai distribusi untuk komoditas pangan supaya tidak terjadi disparitas harga yang tinggi," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Harga komoditas tinggi bikin Indonesia sulit wujudkan pangan berkeadilan
Harga telur dan daging ayam mulai menurun tipis
Jelang HUT RI, harga bawang hingga sayuran terpantau stabil
5 Daftar janji Jokowi dan Prabowo bidang ekonomi usai resmi daftar capres
Omzet turun, ratusan pedagang ayam geruduk DPRD Sulsel

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.