Pedagang kaos di Masjid Istiqlal keluhkan sepinya pembeli pada Idul Adha
Idul Adha juga dijadikan momen mengadu peruntungan bagi para pedagang. Pantauan merdeka.com, berbagai macam kuliner, jajanan, dan pernak-pernik serta oleh-oleh dijajakan sepanjang lorong di samping pagar masjid.
Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat tampak ramai pada Hari Raya Idul Adha 1438 H ini. Ribuan umat muslim mengunjungi masjid terbesar di Indonesia tersebut untuk beribadah dan merayakan Idul Adha.
Idul Adha juga dijadikan momen mengadu peruntungan bagi para pedagang. Pantauan merdeka.com, berbagai macam kuliner, jajanan, dan pernak-pernik serta oleh-oleh dijajakan sepanjang lorong di samping pagar masjid.
Mereka yang meninggalkan atau yang hendak masuk kompleks masjid pun menyempatkan diri untuk mampir, sekadar melihat-lihat, menawar, dan membeli. Ada pula yang langsung menuju gerobak-gerobak makanan.
Meskipun demikian, Bu Ali, salah seorang pedagang oleh oleh, mengakui Hari Raya Idul Adha dan padatnya pengunjung Masjid Istiqlal tidak membuat dagangannya laku. Pedagang kaos ini mengatakan, sejak tadi baru satu dagangannya yang dibeli.
"Nggak. Sama saja seperti biasa saja. Sepi. Saya saja ini baru penglaris, Rp 25.000," ungkapnya kepada merdeka.com, di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (1/9).
Perempuan 54 tahun yang mengaku sudah berdagang sejak zaman Gubernur Sutiyoso ini pun mengatakan, dari sisi pengunjung dan tingkat pembelian, momen Idul Adha sama saja dengan hari-hari biasa.
"Kalau yang ramai itu waktu Idul Fitri. Kemarin selama seminggu saya bisa dapat Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta setiap hari. Kalau sekarang baru satu nih baju anak-anak yang dibeli," katanya sambil mengatur tumpukan pakaian yang hampir jatuh.
Adapun perempuan asal Makassar ini menjual berbagai macam kaos dengan tulisan Jakarta dan gambar Tugu Monas. Untuk ukuran anak-anak maupun dewasa dijualnya dengan harga Rp 15.000 sampai Rp 25.000.
"Untungnya tipis. Untuk baju anak-anak beli dari agen itu Rp 12.500 sampai Rp 13.000 kita jual Rp 15.000. Sudah gitu (para pembeli) menawar pula," pungkasnya.
Baca juga:
JK sebut untuk mencapai tujuan perlu pengorbanan
Megawati dan Duta Besar Inggris sumbang sapi di Masjid Sunda Kelapa
Sapi milik Bupati Abubakar ngamuk di markas banteng
Sampah koran bertebaran usai salat Idul Adha
Salat id Idul Adha, ribuan jemaah menyemut di jalanan Jatinegara