LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pedagang kaget, kenaikan harga garam baru pertama kali terjadi

Salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Firman mengatakan, sebelumnya harga garam per bungkus di sana hanya Rp 2.000 hingga Rp 2.5000 per bungkus kemasan 25 gram.

2017-07-31 17:11:19
Swasembada Garam
Advertisement

Harga garam masih bergejolak di beberapa pasar di Tanah Air. Salah satunya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, di mana harga garam masih tinggi di kisaran Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per bungkus. Namun, di Pasar Kramat Jati sendiri, harga garam masih normal yaitu Rp 3.000 per bungkus.

Salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Firman mengatakan, sebelumnya harga garam per bungkus di sana hanya Rp 2.000 hingga Rp 2.5000 per bungkus kemasan 25 gram.

"Harga tergantung mereknya," kata Pedagang Sembako saat ditemui merdeka.com di tokonya, Senin (31/7).

Advertisement

Firman mengakui, kenaikan garam di Pasar Induk sudah dirasakan sejak dua minggu lalu. Bahkan, harga bumbu dapur ini mencapai Rp 7.000 per gram.

"Waktu itu harganya tidak terlalu tinggi. Sekarang sudah mencapai Rp 7.000 per bungkus," ucapnya.

Firman yang sudah 15 tahun berjualan mengaku kaget kenaikan harga garam yang sangat fantastik ini baru pertama kali terjadi.

Advertisement

Di toko milik Firman hanya tersisa beberapa puluh gram merek Tiga Bintang. Firman sudah dua minggu tidak dikirimi stok yang cukup oleh produsen. "Biasanya setiap satu minggu mendapat pasokan ratusan bal dari produsen."

"Saya jual kembali secara eceran Rp 6.000 per bungkus. Bahkan ada warung menjualnya Rp 10.000," pungkasnya.

Baca juga:
Menko Darmin soal impor garam: Situasinya sudah terlanjur sulit
Garam langka, pengusaha ikan pindang khawatir harus gulung tikar
Impor garam dikritik, pemerintah seharusnya optimalkan petambak
Ironi, RI negara maritim malah impor 75.000 ton garam dari Australia
Impor 75.000 ton garam dari Australia bukan solusi atasi kelangkaan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.