PD Pasar Jaya targetkan 450 pedagang Jakarta Timur ikut Tax Amnesty
PD Pasar Jaya targetkan 450 pedagang Jakarta Timur ikut Tax Amnesty. Pedagang buah pasar Induk Kramat Jati, Amhad, mengaku dirinya sampai saat ini belum taat bayar pajak. Menurutnya, banyak pedagang yang tidak ikut Tax Amnesty karena kurangnya sosialisasi.
Direktur Keuangan PD Pasar Jaya, Ramses Butarbutar, menjelaskan saat ini terdapat 28 pasar yang berada di daerah Jakarta Timur. Dirinya menargetkan sebanyak 450 pedagang di pasar kelolaannya akan ikut Tax Amnesty.
"Kita targetkan 450 pedagang khusus di Jakarta Timur yang akan ikut Tax Amnesty, tapi kita masih perlu edukasi dan sosialisasi dari bapak-bapak pajak," ujarnya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/11).
Pedagang buah pasar Induk Kramat Jati, Amhad, mengaku dirinya sampai saat ini belum taat bayar pajak. Menurutnya, banyak pedagang yang tidak ikut Tax Amnesty karena kurangnya sosialisasi.
"Iya. makanya tadi kita sampaikan ke pak direktur, terima kasih dengan program begini. Pedagang kan bukan tak mau bayar pajak, cuman kita tak ngerti apa sih yang mesti dilaporkan. mana batasannya," jelasnya.
Pedagang yang berusia 50 tahun ini juga mengungkapkan banyaknya pedagang yang tidak mau bayar pajak, karena tidak mau meninggalkan kios, hanya untuk ke kantor pajak.
"Karena sama saja mereka tak mendapatkan pemasukan. Jadi saya sudah sampaikan juga agar dibuka semacam counter ruang konsultasi biar pedagang datang untuk laporkan. Terus berapa kewajiban yang seharusnya saya setorkan ke negara," jelasnya.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini melakukan sosialisasi kebijakan pengampunan pajak (Tax Amnesty) kepada para pelaku UMKM. Kali ini sosialisasi dilakukan pada para pedagang di Pasar Induk Keramat Jati.
Baca juga:
Ini cara DJP ajak pedagang pasar manfaatkan Tax Amnesty
DJP pada pedagang pasar: Orang pajak tidak nakutin sekarang
BPS: Dampak Tax Amnesty belum terasa
BI: Dana asing masuk ke Indonesia Rp 157 triliun hingga Oktober 2016
Di Pasific Place, Sri Mulyani dicurhati pengusaha barang mewah
Menteri Sri Mulyani ungkap manfaat blusukan sukseskan Tax Amnesty
Sri Mulyani sebut penerimaan pajak RI masih lemah sejak 2014