LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pasokan bir impor tahun ini berkurang

Indonesia mengimpor minuman beralkohol dari Australia, Italia, Prancis, Swiss, dan beberapa negara Eropa serta Afrika.

2015-04-16 20:03:43
Minimarket Dilarang Jual Miras
Advertisement

Kementerian Perdagangan memaparkan penurunan impor bir sepanjang tahun ini. Namun, pemerintah menegaskan penurunan itu tak berkaitan dengan lahirnya larangan penjualan minuman beralkohol kadar 5 persen di minimarket.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan mengatakan pada 2014 realisasi impor bir mencapai 511.000 karton.

"Sekarang (rekomendasi impor bir) sekitar 430.000 karton per tahun, turun dari realisasi tahun lalu," ujar Partogi kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (16/4).

Advertisement

Lebih jauh Partogi mengungkapkan, biasanya Indonesia mengimpor minuman beralkohol dari Australia, Italia, Prancis, Swiss, dan beberapa negara Eropa serta Afrika. Kandungan alkohol pun bervariasi. Mulai dari 5 persen hingga 55 persen.

"Kita impornya bermacam-macam (kandungan alkoholnya). Dari yang kandungan 5 persen, 5 hingga 20 persen, bahkan sampai 55 persen juga ada," ucapnya.

Seperti diketahui, Larangan penjualan minuman beralkohol di sejumlah minimarket mulai diberlakukan tepat hari ini, Kamis (16/4). Larangan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan kedua atas Permendag No. 20/M-DAG/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol.

Advertisement

Pantauan merdeka.com di beberapa minimarket kawasan Tebet, Jakarta Selatan, mayoritas tidak terlihat lagi minuman beralkohol kadar 5 persen baik dalam bentuk botol maupun kaleng.

Salah satu pegawai minimarket, Saripuddin menuturkan pihaknya sudah tak lagi menyimpan stok minuman tersebut. "Kita sudah enggak stok lagi," ujarnya saat ditemui merdeka.com, Kamis (16/4).

Dia mengungkapkan, jika stok minuman beralkohol di tempatnya bekerja sudah ditarik sejak akhir Maret lalu. "Karena katanya ada peraturan larangan dari Pemda. Makanya kemarin akhir Maret sudah ditarik-tarikin barang (minol) nya," jelasnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.