Pangkas rantai pasok, pemerintah bangun seribu toko tani tahun depan
"Akan ditempatkan di pasar-pasar tradisional."
Kementerian Pertanian bakal membangun seribu toko tani di daerah pada tahun depan. Hal tersebut untuk memangkas rantai distribusi produk pertanian, mulai dari produsen hingga konsumen.
"Ini rencana tahun depan, 1.000 unit di seluruh Indonesia dan akan ditempatkan di pasar-pasar tradisional," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman di kantornya, Jakarta, Selasa (16/9).
Selama ini, kata Amran, rantai pasok komoditas pertanian teramat panjang. Ini membuat harga kebutuhan pokok macam beras, cabai, bawang, menjadi mahal
"Toko tani Ini juga jadi stabilisator untuk potong rantai pasok dari 8 titik menjadi 3 titik," katanya.
Dia mengungkapkan, toko tani bakal menjadi solusi permanen bagi pemerintah mengendalikan harga dan menjaga kestabilan pasokan barang. Selain itu, toko tani juga bakal menghilangkan operasi pasar yang selama ini dilakukan ketika harga pangan naik.
"Ini solusi permanen. Jangan setiap harga naik kita operasi pasar. Kalau sudah jalan, ini sama dengan operasi pasar setiap hari," jelas dia.
Untuk itu, Amran bakal menggandeng Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Perum Bulog
"Kementan persiapkan kelompok tani minimal seribu kelompok, seperti bawang, cabai, beras. Yang beli adalah Bulog kerja sama dengan Kemendag."
Baca juga:
Wapres JK sebut angka produksi padi tahun ini tak masuk akal
Ditanya JK antisipasi El Nino, Amran sebut beri pompa & bikin sumur
Mentan Amran: Ayam berformalin di Tangerang sudah ditindak polisi