LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Palestina Jadi Mitra Dagang Indonesia Sejak Lama

Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Palestina. Ketegasan Indonesia menolak hubungan diplomatik dengan Israel telah dimulai sejak republik ini masih seumur jagung. Penolakan tersebut semakin jelas seiring dengan menguatnya paham anti-imperialisme pemerintahan Soekarno.

2021-05-21 14:38:46
ekspor impor
Advertisement

Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Palestina. Ketegasan Indonesia menolak hubungan diplomatik dengan Israel telah dimulai sejak republik ini masih seumur jagung. Penolakan tersebut semakin jelas seiring dengan menguatnya paham anti-imperialisme pemerintahan Soekarno.

Dalam pidatonya pada tahun 1962, Presiden Soekarno dengan lantang mengatakan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.

Di balik itu, hubungan dagang Indonesia dan Palestina rupanya juga sudah terjalin cukup lama. Hal ini tercermin dari perdagangan kedua negara yang mencatatkan nilai surplus mencapai USD7,6 juta sejak lima tahun terakhir yakni 2016 sampai 2020.

Advertisement

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), total nilai ekspor Indonesia ke Palestina mencapai USD11,96 juta sejak 2016-2020. Adapun ekspor pada 2016 sebesar USD2,23 juta, 2017 sebesar USD2,05 juta, 2018 sebesar USD 2,80 juta.

Kemudian total ekspor Indonesia ke Palestina pada 2019 sebesar USD2,91 juta, dan 2020 sebesar USD1,95 juta.

Sementara nilai impor Indonesia ke Palestina totalnya mencapai USD4,36 juta yang terdiri dari tahun 2016 sebesar USD283.970, 2017 sebesar USD341.030, 2018 sebesar USD727.052, 2019 sebesar USD1,35 juta, dan tahun 2020 sebesar USD1,64 juta.

Advertisement

Adapun jika melihat lebih jauh impor Indonesia pada 2020 mencakup buah dan kacang segar atau dikeringkan mencapai USD1,35 juta dengan total berat bersih mencapai 147 ton. Kemudian minyak nabati tetap dan minyak lunak, mentah, dimurnikan atau difraksinasi sebesar USD305.483 dengan berat bersih mencapai 18 ton.

Selain itu kelompok barang lainnya adalah manufaktur kayu sebesar USD3.237 dengan total berat 188 kg, artikel dan plastik USD2.290 dengan berat 314 kg, dan barang cetakan USD1.000 dengan berat 186 kg, serta lain-lain USD2.551 dengan berat total 207 kg.

Baca juga:
Ekspor Indonesia USD 67,3 Miliar sejak Januari 2021, Minyak Mentah Naik 545 Persen
Masih Banyak Produk Impor, Luhut Minta LKPP Lebih Transparan
Impor Capai USD16,29 Miliar di April 2021, Terbesar Disumbang China
Ini Pendorong Kenaikan 51,94 Persen Ekspor Indonesia di April 2021
BPS Catat Neraca Perdagangan RI Surplus 12 Bulan Berturut-Turut
Ekspor Indonesia Capai USD18,48 Miliar di April 2021

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.