LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pakai CNG, pengusaha laundry bisa hemat puluhan juta ongkos elpiji

Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui anak perusahaannya PT Gagas Energi Indonesia menawarkan bahan bakar compressed natural gas (CNG) untuk industri dan komersil yang beroperasi di Kota Batam, Kepulauan Riau. CNG disebut membuat biaya usaha lebih murah hingga 30 persen. Penggunaan CNG juga lebih aman dan terukur.

2016-10-11 12:18:47
PGN
Advertisement

Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui anak perusahaannya PT Gagas Energi Indonesia menawarkan bahan bakar compressed natural gas (CNG) untuk industri dan komersil yang beroperasi di Kota Batam, Kepulauan Riau. CNG disebut membuat biaya usaha lebih murah hingga 30 persen.

"Penggunaan CNG, menyerupai elpiji yang diproduksi Pertamina. Bisa untuk memasak, memanaskan air, uap setrika untuk usaha laundry dan lainnya," kata Area Head Batam PT Gagas Energi Indonesia, Yani Suhaib, seperti dilansir Antara, di Batam.

Yani mengatakan harga elpiji nonsubsidi diperkirakan Rp 11.200 per kilogram (Kg), sedangkan harga CNG hanya Rp 7.500 hingga Rp 8.000 per meter kubik (1 Kg elpiji setara dengan 1,24 meter kubik gas).

Yani memberikan ilustrasi, bila sebuah usaha laundry biasanya menghabiskan 100 hingga 200 tabung elpiji ukuran 50 Kg per bulan, dengan total pengeluaran Rp 56 juta, maka dengan CNG, konsumen hanya hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 40 juta.

Selain itu, penggunaan CNG juga lebih aman dan terukur karena memakai meteran laiknya penggunaan air PDAM.

Pemakaian CNG pun lebih optimal karena dipakai 100 persen. Berbeda dengan elpiji yang memiliki sifat lebih berat dibandingkan udara sehingga gas mengendap di bawah tabung dan tidak bisa dipergunakan sepenuhnya.

"Berapa Anda pakai, segitu Anda bayar. Dan tidak ada gas yang terbuang. Harga yang kami jual juga semuanya nonsubsidi. Sehingga membantu pemerintah mengurangi beban subsidi bahan bakar," jelasnya.

Humas PGN Batam, Riza Buana menyatakan CNG merupakan alternatif bagi pemilik usaha yang lokasinya tidak dilewati pipa PGN, namun tetap ingin menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar.

"Karena kami belum memiliki pipa gas di seluruh Batam, maka bagi usaha komersil dan industri yang tidak dilewati pipa gas dapat memanfaatkan CNG dengan berbagai keunggulannya," kata Riza.

Baca juga:
Pakai BBG bisa bawa uang lebih banyak saat pulang
Holding energi dinilai untungkan pemerintah dan pemegang saham PGN
Luhut soal harga gas mahal: PGN-Pertagas jadi satu saja
Warga Rusun Marunda ingin instalasi gas PGN diperluas
Curhat warga Jakarta lebih untung pakai gas PGN
Sabet penghargaan IDX Top Ten Blue 2016, ini rahasia dapur PGN
Curhat sopir bajaj, pakai BBG lebih untung dan ramah lingkungan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.