LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pacu Pertumbuhan Ekonomi Agar Korporasi Tidak Gagal Bayar Utang

Rizal Ramli menegaskan, seharusnya tim ekonomi pemerintah kerja keras memacu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi agar ekonomi membaik dan korporasi swasta sanggup membayar utang dan tidak gagal bayar.

2019-10-06 18:38:51
rizal ramli
Advertisement

Mantan Menko Perekonomian pada masa Presiden Abdurahman Wahid dan mantan Menko Maritim Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, Rizal Ramli menegaskan, seharusnya tim ekonomi pemerintah kerja keras memacu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi agar ekonomi membaik dan korporasi swasta sanggup membayar utang dan tidak gagal bayar.

"Resiko gagal bayar utang swasta itu selain karena over ekspansif, tapi juga karena ekonomi yang melambat, dengan perkiraan pertumbuhan di bawah 5 persen," kata Rizal Ramli di Jakarta, Minggu (6/10).

Solusi yang harus diupayakan, lanjut Rizal, adalah kerja keras memacu pertumbuhan ekonomi jadi lebih tinggi, sehingga usaha swasta membaik dan mereka tidak gagal membayar utang.

Advertisement

Sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengingatkan para perusahaan swasta akan adanya resiko gagal bayar utang. "Mereka harus meningkatkan kehati-hatian, apakah kegiatan korporasi akan memunculkan revenue stream seperti semula," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa 1 Oktober 2019.

Kementerian Keuangan, kata Sri Mulyani akan terus memonitor utang korporasi swasta dan juga utang sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain mendesak agar pemerintah fokus memacu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan situasi yang kondusif untuk investasi, Rizal juga mempertanyakan resiko gagal bayar utang pemerintah. "Utang pemerintah ada resiko tidak? Tolong jujur deh, please," kata Rizal.

Advertisement

Baca juga:
Perang Dagang AS-China Memanas, Bagaimana Ekonomi Indonesia?
Bos Bappenas Beberkan Alasan Pertumbuhan Ekonomi RI Merosot ke 5 Persen
Pemerintah Diminta Waspadai 2 Faktor Pemicu Resesi Ekonomi
KSPI: Upah Minimum Bukan Berdasarkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Faisal Basri: RI Akan Alami Kemunduran Jika Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK
Dampak Kerusuhan Papua Terhadap Ekonomi Nasional Tidak Signifikan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.