Otoritas Pelabuhan Marunda Diminta Disiplin Bayar PNBP
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengingatkan badan usaha pelabuhan (BUP) yang berada di kawasan terminal Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, disiplin dalam membayar pendapatan negara bukan pajak (PBNP). Dia menegaskan, PBNP harus dioptimalkan untuk pembangunan negara mengingat kondisi APBN yang terbatas.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengingatkan badan usaha pelabuhan (BUP) yang berada di kawasan terminal Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, disiplin dalam membayar pendapatan negara bukan pajak (PBNP). Dia menegaskan, PBNP harus dioptimalkan untuk pembangunan negara mengingat kondisi APBN yang terbatas.
Melalui dana PBNP, pemerintah akan memanfaatkannya untuk membangun sarana dan prasarana transportasi, khususnya di daerah terpencil, terluar, tertinggal dan perbatasan (3TP).
"Penerimaan PNBP ini harus dioptimalkan karena akan membantu keberlanjutan pembangunan di tengah APBN kita yang terbatas," kata Budi saat meninjau Terminal Marunda Center, dikutip Senin (15/8).
Optimalisasi dana PNBP yang disetorkan oleh BUP juga harus selaras dengan peningkatan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan kepelabuhanan. Di kawasan Pelabuhan Marunda, terdapat tiga terminal utama yang dikelola BUP yaitu: terminal Marunda Center (PT. Pelabuhan Tegar Indonesia), terminal umum PT. Karya Citra Nusantara (KCN), dan terminal Kali Blencong PT. Kawasan Berikat Nusantara (KBN).
Pelabuhan yang ada di kawasan Marunda ini merupakan pelabuhan multipurpose logistik dengan layanan meliputi angkutan curah kering, curah cair, dan kargo umum. Pelabuhan di Marunda ini menjadi pendukung dari Pelabuhan Internasional Tanjung Priok, Jakarta.
Dari kegiatan kepelabuhanan di Pelabuhan Marunda, pemerintah mendapatkan penerimaan negara baik berupa tarif konsesi, PNBP, maupun pajak lainnya. Sejak tahun 2019 hingga tahun 2021, jumlah penerimaan PNBP tercatat terus mengalami peningkatan. Pada 2019 pendapatan mencapai sebesar Rp20,8 miliar, 2020 Rp23,1 miliar, dan 2021sebesar Rp24,8 miliar. Sementara pada tahun 2022 hingga bulan Juli telah mencapai Rp15,3 miliar.
Dalam tinjauannya, Menhub menyerahkan jaket keselamatan dan bantuan sembako kepada para nelayan di sekitar kawasan Pelabuhan Marunda. Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha, KSOP Tanjung Priok Wisnu Handoko, Direksi PT Kawasan Berikat Nusantara, Direksi PT Karya Citra Nusantara, Direksi PT. Pelabuhan Tegar Indonesia.
Baca juga:
Erick Thohir: Pelabuhan Terminal Kijing Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan
Menhub Budi Targetkan Pembangunan Pelabuhan Sanur Rampung Sebelum KTT G20
Aturan Terbaru, Jemaah Haji Wajib Tes Antigen saat Tiba di Tanah Air
Menteri Erick Ungkap Penyebab Biaya Logistik Ekspor RI Mahal
Genjot Ekspor, Jokowi Minta Kemenhub Optimalkan Pelabuhan di Babel
Resmikan Tiga Pelabuhan, Jokowi Harap Aktivitas Masyarakat di Wakatobi Jadi Mudah