Otoritas pasar modal dorong BI turunkan suku bunga
"Semoga dengan inflasi 3,3 persen, BI Rate kalau bisa (spread) jangan sampai 4 persen."
Otoritas pasar modal mendorong Bank Indonesia segera menurunkan suku bunga acuan. Mengingat, kondisi makroekonomi Indonesia dinilai sudah membaik.
"Semoga dengan inflasi 3,3 persen, BI Rate kalau bisa (spread) jangan sampai 4 persen," ungkap Direktur Utama BEI Tito Sulistio, di Jakarta, Selasa (5/1).
Tito meyakini kondisi pasar modal tahun ini akan lebih baik. Meskipun, nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif.
"Pertanyaan tinggal satu, stabilitas nilai tukar rupiah yang membuat investor tidak bisa karena dia bingung di harga berapa Rupiahnya," ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Selasa (5/1).
Menurut Tito, selain memberikan ketidakpastian bagi para pelaku pasar, pelemahan rupiah juga bisa menjadi sentimen negatif bagi laju IHSG. Setiap poin perubahan nilai tukar sangat menentukan daya beli transaksi saham di pasar modal.
"Setiap (penguatan) Rp100 itu sekitar Rp4,5 triliun ada daya beli (transaksi saham) meningkat," jelasnya.