LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Okupansi Hotel di Solo Tetap Tinggi Usai Lebaran

Perwakilan Bidang Humas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo Sistho A Sreshtho mengatakan, tingginya okupansi dikarenakan momen lebaran dan libur sekolah yang berlangsung dalam waktu yang beriringan.

2019-06-24 21:15:45
Hotel
Advertisement

Meskipun momentum libur Lebaran 2019 telah usai, namun tingkat keterisian (okupansi) hotel di Kota Solo masih tetap tinggi. Bahkan Lebaran tahun ini dinilai menjadi momen dengan tingkat okupansi tertinggi selama empat tahun terakhir.

Perwakilan Bidang Humas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo Sistho A Sreshtho mengatakan, tingginya okupansi dikarenakan momen lebaran dan libur sekolah yang berlangsung dalam waktu yang beriringan. Menurut General Manager The Alana Hotel itu, evaluasi pada semester pertama untuk kondisi perhotelan di tahun ini tergolong baik.

"Tahun 2018 lalu, okupansi kamar hotel di Solo selama satu tahun rata-rata 59 persen. 2019 ini, memang ada tiga bulan yang kami nilai kondisinya paling low season. Di tiga bulan tersebut rata-rata sudah 60 persen okupansinya. Artinya untuk masa paling low saja, kondisinya sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu," ujar Sistho kepada wartawan, Senin (24/6).

Advertisement

Sistho menerangkan, pada saat Ramadan dan Lebaran juga mengalami kenaikan 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dia menilai, momentum Lebaran dan libur sekolah yang berdekatan menjadi faktor utama tingginya okupansi.

"Kami memprediksi beberapa bulan kedepan kondisinya juga masih baik. Sebab dari sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) juga sudah mulai aktif usai Lebaran," katanya.

Khusus dari korporasi dan pemerintahan, ia menambahkan, sudah dimulai sebelum libur sekolah berakhir. Menurut dia, kondisi lebaran tahun ini merupakan puncak okupansi tertinggi selama 4 tahun terakhir. Dengan dioperasikannya jalan tol Trans Jawa yang melintasi Kota Solo, juga ikut berpengaruh.

Advertisement

"Meskipun ada kenaikan harga tiket angkutan udara, kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi lewat tol," ucapnya.

Baca juga:
Integrasi Pelayanan dan Operasional, Jaringan Hotel Oyo Gandeng Ctrip
Perdagangan Indonesia Anjlok Usai Aksi 22 Mei
Aksi 22 Mei Pengaruhi Bisnis Hotel, Harap Situasi Politik Segera Kondusif
Kaya Raya, 4 Orang Indonesia Ini Punya Mal, Hotel dan Bank
Mengintip Resor Termahal di Dunia, Biaya Inap Tembus Rp1,43 Miliar per Malam
BPS: Tiket Pesawat Mahal Buat Tingkat Hunian Hotel Turun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.